oleh

Inilah Ikrar ASN Pessel yang Netralitas dalam Pemilu Pilkada 2020

Inilah Ikrar ASN Pessel yang Netralitas dalam Pemilu Pilkada 2020

PAINAN, Sberindo- Guna meneguhkan netralitas dalam Pelaksanaan Pilkada tahun 2020, Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan pembacaan ikrar bersama bahwa akan selalu menjaga netralitas dalam Pilkada nanti.

Pembacaan ikrar itu dipimpin oleh asisten I Bidang Hukum dan Pemerintahan, Muskamal, dengan disaksikan Pjs Bupati Pessel, Mardi, saat apel gabungan di halaman kantor bupati setempat Senin (19/10).

Dalam ikrar tersebut ASN menyatakan empat poin yang menjadi tekad ASN dalam Pilkada, diantaranya, akan bersikap bijak dalam menggunakan media sosial, tidak akan melaku ujaran kebencian dan menyebarkan berita hoaks, serta menolak praktik politik uang.

Baca Juga  Anggota DPD RI Emma Yohana Minta Pemerintah Percepat Pembangunan Infrastruktur di Sumbar

Sementara itu, Pjs Bupati Pessel, Mardi, dalam arahannya mengatakan bahwa pembacaan ikrar netralitas pada pilkada serentak itu adalah dalam rangka pembinaan terhadap aparatur sipil negara agar bersikap jujur, bersih, dan disiplin dengan tidak memihak kepada satu pasangan calon pun.

“ASN harus sadar akan tanggung jawabnya sebagai unsur aparatur negara, abdi negara dan abdi masyarakat,” katanya.

Baca Juga  Dr.Sapta Nirwanda; TdS Sumbar Tak Berkembang karena Ketergantungan Dana dari Pemerintah

Pjs bupati berharap kepada seluruh ASN dan juga wali nagari di Pemkab Pessel ini untuk tetap menjaga netralitas, solidaritas dalam menyikapi situasi politik saat ini,” ingatnya.

“Berdasarkan hal itu, maka jangan ingkari ikrar. Selain itu netralitas juga merupakan kewajiban ASN dan wali nagari. Termasuk juga instansi vertikal, ” jelas Mardi lagi.

Menjaga netralitas dan selalu mawas diri bagi ASN penting, karena segala tindak tanduk ASN selalu diawasi oleh Bawaslu dan pihak lain.

Baca Juga  Jenderal TNI Dudung Abdurachman di Padang: Nilai-Nilai Bangsa Harus Dipahami sebagai Wawasan Kebangsaan

Dia juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan melakukan pembelaan terhadap ASN dan wali nagari yang terbukti ada pasal yang dilanggar dalam hal netralitas.

“Agar hal itu tidak sampai terjadi, maka secara tegas saya ingatkan, jangan bermain api. Sebab jika berani bermain api, resikonya terbakar. Karena saya tidak akan membela bagi mereka yang berani bermain api tersebut. Ini juga diingatkan kepada semua staf di lingkungan masing-masing,” tutupnya.*

Komentar

News Feed