oleh

Sejarah Kota Lubukbasung Mulai “Terlupakan”, 28 Tahun Ibukota Agam “ Tak Berbunyi”

Lubukbasung, siberindo — Sejarah keberadaan Lubukbasung sebagai pusat pemerintahan kabupaten Agam mulai terlupakan. Terbukti,Senin,(19/7) hari ini, merupakan hari bersejarah dipindahkannya ibukota kabupaten Agam, dari Kota Bukittinggi ke Lubukbasung.

Bahkan,saat usia 28 tahun ibukota kabupaten Agam di kota Lubukbasung itu, hingga Senin siang ini,tak satupun pernak pernik baik spanduk, baliho atau sekedar ucapan selamat di media sosial yang lansir pemerintah, baik Pemkab.Agam, pemerintah kecamatan Lubukbasung maupun dari pemerintah nagari Lubukbasung sendiri.

Bahkan, hingga siang ini, pantauan kaba12.com, tidak satupun terlihat spanduk atau baliho yang biasanya dipasang oleh Pemkab.Agam di beberapa lokasi strategis sebagai pertanda bangga dan bersuka cita akan sejarah yang sudah diukir para pelaku sejarah kabupaten ini, yang mayoritas justru sudah menghadap yang kuasa.

Waktu dikonfirmasi kaba12.com Harmezi, camat Lubukbasung, mengaku kaget dengan pertanyaan yang diajukan kaba12.com, karena diakuinya dalam beberapa hari terakhir, pihaknya fokus pada penanganan pandemic Covid-19 yang sedang mengganas di kecamatan Lubukbasung.

Baca Juga  Progres Pekerjaan Drainase Primer 15%, Beny Yusrial : Tingkatkan Keamanan

Bahkan disebutkan Harmezi, pihak kabupaten pun, tidak ada yang mengingatkan akan hari bersejarah tersebut, sehingga luput dari perhatian pihaknya bersama unsur terkait lain, “ kita ekstra maksimal mengantisipasi pandemic covid19 saat ini, kecamatan Lubukbasung sedang dihadapkan pada tantangan berat, “sebutnya.

Sementara secara terlihat, waktu dikonfirmasi kaba12.com jaringan pemberitaan Siberindo group, menurut Khasman Zaini, Kabag. Protokol-Komunikasi Pimpinan Sekab.Agam, untuk tahun ini memang tidak ada agenda pemerintah untuk merayakan HUT ke-28 Ibukota Kabupaten Agam, karena saat ini, Pemkab.Agam tengah menggodok sejarah hari jadi kabupaten Agam.

Baca Juga  Peringatan Hari Dharma Karyadhika, Momentum Kemenkumham Tingkatkan Pelayanan Publik

Dilain pihak, dampak tak satupun “bunyi-bunyian” apalagi kegiatan sederhana, termasuk secara virtual sekalipun, memicu beragam pertanyaan dari banyak pihak. Pasalnya, usia Ibukota Kabupaten Agam di Lubukbasung, justru sudah semakin dewasa, yang patut mendapat perhatian dan harus menjadi catatan sejarah yang tidak terlupakan.

HARMEN/kaba12.com

Komentar

News Feed