Wako Padang ; Pesantren Ramadhan yang Abai Prokes Akan Ditindak
SUMBAR, Siberindo- Tingginya angka pergerakan penyebaran Covid 19 di Sumbar, Walikota Padang Hendri Septa pagi ini, Senin 19/04, akan melakukan rapat evaluasi. Kita akan bertindak tegas dan cepat, kata Hendri saat zoom meeting tadi malam yang dihadiri langsung Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy, Dokter Andani Ek Putra.
Acara zoom meeting ini dimoderatori Doktor Sari Lenggogeni dari Kawal Covid-19 Sumbar dengan peserta Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldi, Wako Padang Hendri Septa, Direktur RS Djamil Dovy Djanas, Rektor Unand Yuliandri, Ketua IJTI Sumbar Jhonedy Kambang, Ketua SMSI Sumbar Zulnadi dan Sekretaris SMSI Gusfen Khairul, Kepala Satpol PP Sumbar Edi Diantolani, puluhan wartawan senior, sejumlah aktifis, pengajar PT dan pengamat.
Menyikapi pesantren Ramadhan yang telah dimulai di Kota Padang, sejauh ini banyak mesjid yang abai terhadap Protokol Kesehatan. Ini berdasarkan laporan pers dan sejumlah tokoh yang memantau langsung pelaksanaan Pesantren Ramadhan mulai Minggu (18/4).
Atas laporan dan temuan ini Walikota Padang Hendri Septa akan segera kontrol bersama jajaran ke semua mesjid yang menyelenggarakan pesantren Ramadhan. “Saya instruksikan, jika anak tidak ada masker dilarang masuk mesjid untuk pesantren Ramadhan. Jika masuk ke mesjid wajib cuci tangan dan menjaga jarak duduknya,” kata Hendri Septa seperti dikutip dari Semangatnews.com jejaring Siberindo Sumbar.
Menurut Walikota Padang, Senin (19/4) pagi dirinya akan memimpin rapat Pencegahan Covid-19 yang akan diikuti Kadis Kesehatan, Kadis Pendidikan, MUI, Camat, BPBD, Satpol PP dan mengikutkan Forkopimda. “Kita akan evaluasi kondisi Covid-19 terakhir. Kota Padang yang sudah berada di zona kuning ini harus dipertahankan, jangan sampai zona oranye. Bila perlu kita nol kasus supaya jadi zona hijau,” kata Hendri Septa. (gk/zln)











Komentar