Lubukbasung, siberindo.co — Kondisi memprihatinkan yang dialami Aslidar,(82) warga Jorong Sikabu, Nagari Kampung Tangah, kecamatan Lubukbasung, langsung direspon oleh Kepala Dinas Sosial Agam Rahmi Artati.
Dijadualkan, tim Dinas Sosial Agam akan langsung meninjau ke kediaman Aslidar di Sikabu, Kampung Tangah, Rabu hari ini, terkait kemungkinan langkah apa yang harus dilakukan pihaknya dalam membantu kondisi sang nenek.
Menjawab kaba12.com Rabu,(19/1) Rahmi Artati, Kadinas Sosial Agam menyebutkan, pihaknya mengungkap terimakasih atas perhatian dan respon masyarakat dan media untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Ditegaskan, Dinas Sosial Agam akan langsung bergerak cepat untuk membantu warga yang membutuhkan, termasuk hal-hal khusus yang dilaporkan masyarakat, “ hari ini, kita menangani masalah serupa di Maninjau, setelah dari Maninjau, tim Dinsos Agam akan ke Kampuang Tangah, kita sudah koordinasikan, “ sebut Rahmi Artati.
Seperti diberitakan sebelumnya, kondisi Aslidar yang pilu, sejak ditinggal suaminya 8 tahun lalu, dan 3 tahun terakhir Aslidar mengalami sakit dan lumpuh, sehingga yang merawatnya hanya anaknya Deddy Syaputra yang juga sudah berkeluarga, dengan kondisi ekonomi yang juga memprihatinkan.
Diceritakan, sejak ibunya tidak bisa berjalan sendiri, Dedy Syaputra membantu ibunya menyuapi sang ibu jika waktu makan datang, sorenya mengganti pempers untuk malam sampai pagi, “ begitulah kondisi beliau, “ ungkap Deddy tertunduk menahan kesedihan.
Bantuan yang pernah diterima ibunya dari pemerintah terutama dari Dinas Sosial Agam selama ini, Dedy Syahputra mengaku, ibunya hanya 1 kali menerima bantuan dari pemerintah, yakni bantuan Covid-19 sebanyak Rp.600.000, “ hanya sekali pak, setelah itu terhenti, selama ini juga tidak ada, “ ungkapnya pelan.
Keluh-kesah Dedy Syaputra itu, langsung direspon Kadinas Sosial Agam, yang langsung menginstruksikan personilnya untuk datang langsung ke Sikabu, Kampung Tangah untuk survei untuk mengambil langkah-langkah penanganan lebih konkrit.
HARMEN/kaba12.com










