Sungaipua, siberindo.co — Sebanyak 301 orang mahasiswa Universitas Ford de Kock Bukittinggi akan mengikuti Praktek Kerja Lapangan Terpadu (PKLT) di wilayah kecamatan Sungaipua, kabupaten Agam.
Dijadualkan, PKLT akan digelar selama sebulan, mulai tanggal 24 Januari – 22 Februari 2022, yang akan disebar di 5 nagari dalam kecamatan Sungaipua.
Proses persiapan PKLT bagi 301 mahasiswa Universitas Ford de Kock Bukittinggi itu, digelar dengan pembekalan awal oleh unsur pimpinanan universitas tersebut kepada seluruh walinagari di Sungaipua, dihadiri camat Sungaipua Syafrizal dan unsur lain di ruang pertemuan Universitas Ford de Kock, Selasa, (8/1).
Kepada kaba12.com, camat Sungaipua Syafrizal menjelaskan, pihaknya bersama seluruh walinagari di kecamatan Sungaipua, sengaja diundang untuk menghadiri pertemuan dalam rangka pembekalan menjelang dilaksanakannya PKLT mulai akhir Januari mendatang.
Disebutkan, PKLT akan diikuti sebanyak 301 mahasiswa yang akan disebar di 5 Nagari dalam wilayah kecamatan Sungaipua, yang akan dimulai tanggal 24 Januari sampai 22 Februari 2022 mendatang.
Dijelaskan Syafrizal, pembekalan itu bertujuan untuk mendapatkan kondisi kesehatan masyarakat secara menyeluruh dan kondisi lingkungan baik kondisi terkini maupun yang akan datang.
Dalam moment itu, ulas camat Sungaipua itu, juga pihaknya bersama rektorat Universitas Ford de Kock Bukittinggi juga menandatangani MoU bidang kesehatan, lingkungan hidup, penanganan dan pengolahan produk holtikultura (sayuran) untuk tiga tahun kedepan.
” Wujud kerjasama itu, diawali dengan program PKLT yang akan dilaksanakan selama sebulan di Sungaipua itu, ” sebut Syafrizal lagi.
Disebutkan, program kerjasama dengan Universitas Ford de Kock Bukittinggi itu, merupakan salah satu upaya pihaknya bersama jajaran pemerintah nagari dalam mendorong optimalnya pengembangan potensi alam khususnya holtikultura di Sungaipua yang sasarannya untuk peningkatan produktivitas perkebunan, khususnya sayuran yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
HARMEN/kaba12.com
Pesisir Selatan, Siberindo Korban Banjir bandang yang kini tinggal di hunian sementara (Huntara) 1, Nagari Puluik Puluik, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara,
Sicincin, Siberindo Sebagai bentuk kepedulian dan berbagi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada kaum lansia, Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau
Padang Pariaman, Siberindo Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Sumatera Barat kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyerahkan bantuan untuk korban Banjir bandang,
Painan, Siberindo Tradisi “Balimau Paga” yang merupakan ritual adat menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H berlangsung meriah meskipun dalam cuaca hujan di