Maninjau, siberindo.co — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam terus konsisten memberikan pembinaan kerohanian kepada seluruh warga binaan pemasyarakatan atau narapidana.
Salah satu pembinaan kerohanian yang gencar dilakukan adalah mengajari para warga binaan mengaji.
Kepala Rutan Kelas IIB Maninjau Desrianto mengatakan, pembinaan kemandirian bidang kerohanian ini merupakan kewajiban yang harus diikuti oleh seluruh para narapidana beragama Islam.
Menurutnya, pembinaan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan spiritual dan keimanan bagi narapidana agar menjadi pribadi yang lebih baik.
“Ini merupakan salah satu program pembinaan bagi warga binaan agar mereka menjadi pribadi yang lebih baik dan selalu bertaqwa kepada Allah SWT,” ujar Desrianto kepada KABA12.com, Rabu (17/11).
Kegiatan belajar mengaji itu dilaksanakan di mushala rutan setempat pada pagi hari dengan jadwal dua kali dalam seminggu. Dalam pelaksanaannya, petugas rutan bertindak sebagai guru untuk mengajari warga binaan membaca Iqra dan Al Qur’an.
“Jadi, kita melibatkan petugas disini untuk mengajarkan narapidana mengaji. Kita juga membagi tingkatan kelompok dalam kegiatan pembinaan itu. Contohnya kelompok mengaji membaca Iqra, dan kelompok membaca Al Qur’an,” katanya.
Ia mengakui, warga binaan terlihat antusias dalam mengikuti pembinaan kerohanian tersebut. “Mereka sangat bersemangat dalam kegiatan itu dengan harapan bisa secepatnya pandai mengaji,” ungkapnya.
Selain mengaji, pihak rutan setempat sering memberikan ceramah agama kepada seluruh narapidana. Hal ini bertujuan agar para penghuni hotel prodeo itu mendapat ilmu pengetahuan tentang ajaran-ajaran agama Islam.
(Bryan/KABA12.com )
BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mulai menyiapkan langkah-langkah untuk menggerakkan kembali ekonomi Batam. Namun masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan,
Jakarta – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Aziz Syamsuddin menyambut baik rencana pembuatan Newsroom (ruang berita) yang digagas
Komentar