Lubukbasung, siberindo.co — Diduga sopir bus memaksakan diri untuk membelokkan kendaraan di jalur jalan utama, jalan bus PO.Reyhan dengan nomor polisi G 1577 H akhirnya tersekat akibat terperosok masuk ke pinggir jalan yang posisinya lebih rendah dari badan jalan di wilayah Siguhung, Nagari Lubukbasung.
Akibatnya, bus pariwisata itu tidak beranjak dari posisinya sejak Kamis,(16/9) tadi malam, hingga Jumat sore ini, yang berdampak terganggunya akses jalan di kawasan itu.
Kendaraan yang cukup padat lalulang di kawan itu, terpaksa memanfaatkan satu lajur dengan pola buka tutup, karena mayoritas bodi kendaraan roda 6 itu memenuhi badan jalan, sementara bagian belakang bos terperosok dengan posisi depan mobil sedikit terangkat dari permukaan jalan.
Upaya evakuasi bus yang terjebak tersebut, diinformasi cukup sulit dilakukan, karena proses evakuasi dilakukan secara manual, apalagi roda belakang bus terangkat dan jauh dari permukaan tanah sehingga menyulit kendaraan itu bergerak.
Kejadian itu disebutkan Taufik Wahyudi, warga Siguhung kepada kaba12.com, bus pariwisata PO. Reyhan itu dilaporkan terjebak dengan posisi membelintang jalan sejak Kamis malam, karena diduga akibat roda belakang bus”tergaing” karena sebagian bodi bus tersangkut di badan jalan di bagian pinggir.
Proses evakuasi, disebutkan Taufik Wahyudi cukup sulit dilakukan sejak Jumat pagi, bahkan hingga sore bus yang terjebak itu masih belum bisa keluar, karena jika dipaksakan,akan menyebabkan kerusakan serius di bagian bodi mobil, “ proses evakuasi terlihat masih dilakukan pemiliknya, “ sebutnya.
Siberindo.co–Delegasi MAN Insan Cendekia Pekalongan (ICP) raih medali emas bidang ekonomi, pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun 2025. Olimpiade Sains Nasional
Siberindo.co—Kementerian Agama melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal, Kementerian Agama mengajak para dosen untuk memanfaatkan program Riset
Siberindo.co – Perkumpulan Penulis Indonesia SatuPena terus berupaya memuliakan penulis melalui organisasi. Sekarang nilai ekonomi menulis makin berkurang. Hal itu disebabkan di
Oleh: Dr. Hendra Dinatha, S.H., M.H.*) Pendahuluan: PPP dalam Persimpangan Sejarah Baca Juga Bupati Padang Pariaman Resmi Tempati Rumah Dinas, Adakan Silaturrahmi
Komentar