Bukittinggi, siberindo.co — Beragam ide kreatif dilakukan para mahasiswa yang tengah melakukan kuliah kerja nyata (kukerta) di berbagai daerah. Ide yang banyak mencuat, justru memanfaatkan dampak pandemic covid-19, dimana masyarakat diharuskan untuk tidak banyak beraktifvitas diluar rumah untuk menghindari kerumuman.
Seperti halnya yang dilakukan tim Kukerta “balek kampuang” Universitas Riau, di kelurahan Pakan Kurai, kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi, yang sengaja memanfaatkan barang-barang bekas untuk dijadikan media tanam.
Hidroponik merupakan budidaya menanam dengan memanfaatkan air, tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Pada masa pandemi covid ini, banyak masyarakat mempunyai waktu luang dirumah.
Program ini merupakan bagian dari program kerja (proker) tim kukerta UNRI kepada masyarakat di Kelurahan Pakan Kurai, Guguak Panjang, untuk menambah pengetahuan masyarakat dengan memanfaatkan lahan yang ada.
Menurut Mai Rada Safitri, ketua tim Kukerta UNRI Pakan Kurai, pada masa pandemi seperti saat ini, banyak masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi, sehingga pihaknya mencoba mencari peluang agar masyarakat bisa beraktifivitas khusus dengan tetap mentaati protokol kesehatan.
Ditambahkan, pihaknya memanfaatkan bahan yang ada seperti keranjang dan botol bekas dapat membuat tanaman hidroponik yang akan meningkatkan ekonomi masyarakat, “ penggunaan barang bekas dapat mengurai peredaran limbah plastik khususnya di kelurahan Pakan Kurai” ujarnya.
Disebutkan, pembuatan media tanam hidroponik ini tidak memerlukan waktu lama dan mudah dipratekkan dengan menggunakan bahan dan alat yang mudah ditemui dirumah. Jenis tanaman sayuran yang dapat ditanam adalah benih bayam, selada, kangkung dan sejenisnya, dengan bahan yang digunakan adalah keranjang, rockwoll dan lidi.
“Dengan bercocok tanam dapat menghilangkan kejenuhan dirumah,apalagi di masa pandemic covid-19, sekaligus memberi dampak positif di berbagai aspek, “ ungkap Mai Rada Safitri lagi.
HARMEN/kaba12.com
JAKARTA – Gagasan transformasi paradigma advokat sebagai officium nobile kembali mengemuka. Kali ini disampaikan Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI
Siberindo.co – Jelang Pencanangan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 oleh Menteri Kebudayaan R.I yang juga Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PP
Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik
Siberindo.co – Penggunaan Bahasa Minang di tengah keluarga orang Minangkabau semakin mengkuatirkan. Banyak kata-kata Minang yang mulai asing dan semakin jarang terdengar diucapkan.
Komentar