Malalak, Siberindo.co — Dampak curah hujan tinggi dalam durasi cukup panjang, mulai memicu beragam di beberapa wilayah di kabupaten Agam. Bahkan, ruas jalan lintas Sumatera jalur Sicincin-Malalak-Balingka (SIMAKA) kembali dibayangi ancaman longsor.
Seperti halnya Selasa,(17/8) sore, akibat curah hujan yang cukup tinggi sejak siang tadi, mulai menyebabkan ruas jalan SIMAKA terdampak longsor, khususnya di Jorong Limo Badak, Nagari Malalak Timur, kecamatan Malalak.
Longsor yang terjadi, walau masih dalam volume kecil, sehingga ruas jalan di jalur tersebut masih bisa dilewati kendaraan, karena badan jalan yang tertimbun material longsor hanya sebagian. Namun dikuatirkan, potensi longsor masih akan terjadi, karena curah hujan masih tinggi.
Kondisi itu dibenarkan Camat Malalak Ricky Eka Putra menjawab kaba12.com, yang menyebutkan kejadian longsor di Jorong Limo Badak, Malalak Timur tersebut sudah dilaporkan pada pihak BPBD Agam dan unsur terkait dalam penanganan ruas jalan SIMAKA itu, di Pemprov.Sumbar, yang diyakini akan segera dilakukan penanganan terkait longsor yang terjadi.
Ricky Eka Putra, menghimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan di ruas SIMAKA tersebut untuk lebih waspada, karena jalur jalan tersebut dikenal cukup rawan longsor, apalagi jika curah hujan tinggi seperti hari ini.
“ Kami himbau masyarakat khususnya yang melewati jalur tersebut untuk lebih waspada, jika curah hujan masih tinggi di jalur jalan tersebut, lebih baik berhenti atau memilih jalur lain, karena selain rentan ancaman longsor, kabut tebal juga kerap menutup pandangan di jalur jalan tersebut, “ungkap Camat Malalak tersebut.
SIBERINDO.CO – Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) “Semangat Baru” di Nagari Tapi Selo terus menunjukkan eksistensinya sebagai pusat inovasi dan pelayanan
SIBERINDO.CO – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Pariaman, Ny. Yosneli Balad, secara resmi membuka kegiatan pentas seni sekaligus melepas anak-anak
SIBERINDO.CO – Siapa sangka, keindahan yang kini dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan Sumatera Barat, Pantai Carocok Painan, dulunya bukanlah kawasan wisata.
SIBERINDO.CO – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 tidak hanya melalui upacara seremonial, tetapi juga dilanjutkan dengan aksi
Komentar