oleh

Pemnag Bayua Cor Jalan Sepanjang 251 Meter, Walinagari: Permudah Akses Warga

Bayua, siberindo.co — Pemerintah Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam melakukan pengecoran jalan pemukiman sepanjang 251 meter di Jorong Pincuran Tujuah pada tahun 2022.

Pengerasan jalan dengan teknis cor beton itu sudah dimulai sejak 28 Mei lalu.

Walinagari Bayua, Hadi Fajrin mengatakan, pengerjaan pengecoran jalan dengan volume sepanjang 251 meter dan lebar 3,2 meter itu dilaksanakan menggunakan dana desa tahun anggaran 2022 senilai Rp 128.762.000.

Baca Juga  Tim Provinsi Lomba Nagari Berprestasi 2024 Nilai Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang

“Pengerasan jalan ini sebelumnya sudah dimulai sejak akhir bulan Mei lalu dan ditargetkan selesai selama 90 hari kalender atau hingga 25 Agustus mendatang,” kata Hadi Fajrin kepada KABA12.com, Kamis (16/6).

Ia menjelaskan, jalan pemukiman tersebut sebelumnya sudah dibuka sejak beberapa tahun lalu. Namun pengerasan jalan dengan cor beton itu baru terlaksana tahun ini sepanjang 251 meter.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah e50486a0-41bb-417b-a148-85e6be5ae442-713x450.jpg

“Pengecoran jalan dilakukan di Jorong Pincuran Tujuah persisnya dari Simpang Pintu Kambiang hingga masuk ke dalam kawasan perkebunan. Pengerjaannya dilakukan secara swakelola,” ujarnya.

Baca Juga  Amasrul Pimpin Tim Penilai Lomba Nagari Berprestasi Tahun 2022 ke Muaro Paiti

Menurutnya, pengerasan jalan yang dilakukan merupakan wujud perhatian pemerintah dalam menjawab harapan masyarakat terutama untuk mempermudah akses transportasi.

“Jalan ini diharapkan dapat mempermudah akses transportasi masyarakat, sehingga dapat menunjang peningkatan hasil pertanian dan perkebunan,” katanya.

Walinagari menyebut, masyarakat setempat memiliki lahan perkebunan seperti kulit manis, kopi, buah pala, durian, hingga cangkeh. Sehingga keberadaan jalan itu nantinya diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengangkut hasil perkebunan.

Baca Juga  "Pawang Hujan" Diluncurkan Dokter Muda di Puskesmas Rawang, Apa Pula Itu? Yuk Simak Beritanya

“Diharapkan animo masyarakat bisa lebih tinggi untuk berkegiatan di “parak” atau kebunnya masing-masing seiring dengan mudahnya akses transportasi,” jelasnya.

(Bryan/KABA12.com)

News Feed