oleh

Pembinaan Kelurahan Sehat, Persoalan Sampah dan Septic Tank Jadi Masalah Utama

Bukittinggi, siberindo.co — Pokja Kelurahan Sehat Kelurahan Sapiran dan Pakan Labuah, menerima masukan dan pembinaan dari Forum Kota Sehat (FKS) Bukittinggi di aula kantor kedua kelurahan itu, Senin,(15/11). Wakil Ketua FKS Bukittinggi, Ali Rahman, didampingi Wakil Sekretaris, Yetti Herlina, Anggota, Deni Calter, Taufik dan Metrison, menjelaskan, pembinaan program kota sehat, dilakukan sejak awal agar pada penilaian nantinya, seluruh data dan administrasi sudah lengkap.
Baca Juga  Ketua DPRD Agam Apresiasi Kerjasama Pemkab.Agam-UM Sumbar Dorong Kemajuan
Selain itu, tujuan utama pembinaan ini, bagaimana menerapkan pola hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat. “Banyak pola pikir dari masyarakat masih butuh pemahaman dan peningkatan kesadaran untuk dapat membuang sampah pada tempatnya, memilah dan mengolah sampah. Selain itu, bagaimana menjaga lingkungan, agar tercipta masyarakat yang sehat. Termasuk bagaimana, setiap rumah memiliki septic tank dan bebas buang air besar sembarangan (BABS),” jelasnya.
Baca Juga  Rito Andika Ketum PC PMII Kota Pariaman 2020-2021, Targetkan Bentuk Komisariat Baru
Dalam pembinaan di kelurahan Sapiran, muncul beberapa persoalan, terkait drainase yang belum maksimal, masih banyak perumahan yang belum memiliki septic tank. Selain itu, juga dikeluhkantl terkait anggaran yang minim untuk pokja kelurahan sehat. Sementara untuk kelurahan Pakan Labuah, terdapat beberapa persoalan terkait Banjir di empat titik. Banjir tersebut sering terjadi di Kapalo Koto, perumahan Bukittinggi Indah, RW 6 dan depan Masjid Jami’ Tigo Baleh. Selain itu, juga ada persoalan drainase yang tidak maksimal, angka kematian bayi yang cukup tinggi, kurangnya lokasi posyandu.
Baca Juga  Jelang HUT RI ke-75, Pemko Pariaman, Polri dan TNI Goro di GOR Rawang
(Ophik/KABA12.com)

Komentar

News Feed