Maninjau, siberindo.co — Jajaran Polsek Tanjung Raya melaksanakan sosialisasi atau ajakan vaksinasi Covid-19 ke sekolah tingkat SLTA di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Rabu (15/9). Pada sosialisasi kali ini pihak kepolisian mendatangi SMAN 1 Tanjung Raya.
Wakapolsek Tanjung Raya, Iptu Akhiruddin mengatakan, pihaknya sengaja berkunjung ke SMAN 1 Tanjung Raya dalam rangka memberikan penjelasan tentang program vaksinasi Covid-19 di lingkungan sekolah yang akan menyasar ke seluruh siswa.
Ia menyebut, saat ini jajaran Polres Agam tengah gencar melakukan gerakan vaksinasi ke sekolah-sekolah guna menjamin keamanan kegiatan pembelajaran tatap muka.
“Maka dari itu, kita dari kepolisian melakukan sosialisasi terlebih dahulu agar pihak sekolah mempersiapkan segala persyaratan dan data-data siswanya yang akan divaksin. Karena vaksinasi Covid-19 ini sangat penting guna meningkatkan kekebalan tubuh atau herd immunity, sehingga mampu menekan penularan virus Corona,” kata Iptu Akhiruddin kepada KABA12.com.
Ditambahkan, pihaknya juga melakukan sosialisasi vaksinasi ke sejumlah sekolah di Kecamatan Tanjung Raya, seperti SMKN 1 Tanjung Raya, SMAN Agam Cendikia, dan lainnya.
Akhiruddin menyebut, dalam pekan ini dijadwalkan sebagian siswa SMAN Agam Cendikia akan melaksanakan vaksinasi di sekolah tersebut.
“Rencananya Sabtu (18/9), sebagian siswa SMAN Agam Cendikia akan melaksanakan vaksinasi di sekolah. Program tersebut nantinya akan melibatkan tenaga kesehatan, kepolisian, TNI, dan pemerintah kecamatan,” ujarnya.
Ia juga berharap agar para orang tua siswa dapat memberikan izin kepada anaknya untuk mengikuti vaksinasi. Sebab menurutnya vaksin diberikan untuk kebutuhan kesehatan dalam rangka pencegahan Covid-19.
“Vaksinasi ini sangat penting dilakukan untuk setiap individu, karena ini bertujuan untuk meningkatkan herd imunity di masa pandemi,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Tanjung Raya, Burmal, S.Pd, M.Pd mengapresiasi jajaran Polsek Tanjung Raya yang melakukan sosialisasi program vaksinasi ke sekolah. Menurutnya, penjelasan tersebut sangat dibutuhkan sebagai upaya mengajak para siswa untuk ikut divaksin.
Sebelum dilakukan vaksin, pihak sekolah terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada seluruh siswa dan memberikan penjelasan kepada orang tuanya tentang program vaksinasi ini sesuai dengan aturan regulasi, ilmu kesehatan, dan keamanannya.
“Saat ini kita sudah bagikan surat izin orang tua kepada siswa terutama kelas XII tentang vaksinasi. Sekarang kita masih menunggu surat balasan tersebut. Kalau sudah ada kita akan koordinasikan dengan pihak terkait untuk melaksanakan vaksinasi bagi siswa di sekolah,” katanya.
Burmal menyebutkan, jumlah siswa saat ini sebanyak 511 orang. Kendati begitu diharapkan pemberian vaksinasi dapat menyasar ke seluruh siswa baik kelas X, XI, dan XII guna meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta mendukung program pemerintah dalam mengatasi pandemi.
Disamping itu, vaksinasi bagi tenaga pendidik atau guru di SMAN 1 Tanjung Raya saat ini baru sebanyak 80 persen. Menurutnya, 20 persen guru lainnya belum dapat divaksin karena berbagai alasan.
“Vaksinasi bagi guru di sekolah ini baru 80 persen. Sisanya belum divaksin karena berbagai hal, salah satunya adalah mengidap komorbid sehingga belum bisa diberikan imunisasi vaksin,” katanya.
(Bryan/KABA12.com)
DENPASAR — Rencana ambisius pemerintah mendirikan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) kini dibayangi kecemasan. Baca Juga Warga Panik, Gempa 5,3 SR di
Jakarta – PERADI Profesional kembali menorehkan prestasi nasional dengan meraih Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas penandatanganan kerja sama organisasi advokat
JAKARTA — Guru Besar Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas), Prof. Dr. Yuddy Chrisnandi, menilai rangkaian diplomasi tingkat tinggi yang diterima Presiden Prabowo
Depok, 26 Juni 2026 – Mahkamah Agung Republik Indonesia mengabulkan permohonan kasasi yang diajukan Universitas Indonesia (UI) dalam dua perkara gugatan tata
Komentar