Tiku, siberindo.co — Walau dibayangi cuaca buruk, namun hasil tangkapan para nelayan di wilayah pantai Tanjung Mutiara relative tinggi. Bahkan dari dua hari terakhir, cukup banyak ikan segar yang berhasil diangkut para nelayan ke tepi pantai untuk dikonsumsi masyarakat.
Walau jumlah hasil tangkapan nelayan masih relative rendah dibanding saat kondisi normal sebelum -nya, namun para nelayan yang bertarung mengarungi ganasnya ombak dan badai di lautan lepas mengaku puas dengan hasil yang mereka peroleh.
Seperti pantauan kaba12.com di kawasan TPI Pasia Tiku beberapa hari terakhir, hasil tangkapan nelayan terlihat cukup tinggi, sehingga kegiatan di tepi pantai saat para nelayan membawa hasil tangkapannya ke daratan, cukup ramai oleh warga yang berdatangan dari berbagai tempat. “Alhamdulillah, hasil melaut lumayan, bulan sedang gelap, walau cuaca buruk kerap membayangi saat ditengah laut, “ungkap Ridwan, seorang nelayan Tiku.
Ridwan mengaku puas, karena hasil tangkapannya bersama para nelayan di Tiku cukup besar, bahkan bisa dinikmati banyak warga dari berbagai tempat, walau dalam kondisi pandemic saat ini, beragam dampak sangat dirasakan para nelayan.
Walau demikian, secara terpisah M.Dt.Maruhun, Sekab.Agam yang juga kepala BPBD Agam mengingatkan kalangan nelayan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan saat melaut, menyusul perkembangan kondisi cuaca ekstrem yang dikuatirkan berdampak terhadap para nelayan.
“Kami himbau, seluruh masyarakat termasuk kalangan nelayan untuk selalu waspada, intensifkan pemantauan prakiraan cuaca, jika tidak memungkinkan, sebaiknya tunda kegiatan melaut, jika mengundang resiko ,”ungkapnya.
Hal itu dibenarkan beberapa nelayan lainnya, dimana mereka lebih memilih tidak melaut dengan tanda-tanda alam dan pantauan prakiraan cuaca tidak menguntungkan saat melaksanakan kegiatan melaut.
HARMEN/kaba12.com
Siberindo.co- Diskusi terkait haji tidak akan pernah habisnya, mulai dari sebelum keberangkatan, hari H sampai kepulangan ke tanah air jadi hal menarik
Siberindo.co – Menulis sebagai tindakan intelektual di kalangan mahasiswa harus terus ditumbuhkembangkan. Karena menulis bukan sekadar dokumentasi. Menulis adalah memberi makna dan
Siberindo.co – Masyarakat terdampak bencana Banjir dan longsor di Kelurahan Kapalo Koto dan sekitarnya Kecamatan Pauh Kota Padang menerima bantuan paket uang
Komentar