oleh

Covid Melanda Silaturrahmi Tetap Sejahtera

Oleh: Edriagus Saputra, S.Th.I.,M.Ag (Dosen IAI Sumbar-Pariaman)

Lebaran Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu tempat bagi masyarakat muslim dalam bertemu dengan keluarga, sanak dan saudara, sehingga disanalah terjalin hubungan silaturrahmi antar sesama. Silaturrahmi adalah hal yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW dalam mempererat komunikasi dan hubungan antar saudara serta dapat menambah dan membuka pintu rezeki lainnya.

Sebagaimana Hadis Nabi Muhammad SAW: …Siapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka sambunglah tali silaturrahmi. (HR. Bukhari dan Muslim). Selain itu, Allah juga menyampaikan kepada seluruh hambanya, bahwa Allah menciptakan manusia dari berbagai suku dan bangsa, agar bisa saling kenal mengenal. (Q.S. Al-Hujurat: 13).

Namun pada tahun 2021 ini, suasana Idul Adha masih dikerumuni oleh wabah Covid-19 yang menyebabkan terkendalanya pertemuan pihak keluarga dan saudara. Selain itu, pihak pemerintahan Indonesia juga mengeluarkan surat edaran, bahwa larangan bagi masyarakat Indonesia untuk melakukan perjalanan dan pembatasan  pada suasana Idul Adha tahun 2021 Masehi/1442 Hijriyah. Tujuan dari surat edaran yang dikeluarkan oleh pihak Pemerintahan Indonesia, agar penyebaran Covid-19 berkurang di negara ini.

Baca Juga  Jangan Lukai Hati Rakyat

Tetapi surat edaran yang disebarkan oleh pemerintahan Indonesia itu tidak semua kalangan masyarakat yang mengindahkannya. Masyarakat masih ada melakukan aktifitas perjalanan, walaupun adanya pemeriksaan yang ketat dilakukan oleh setiap pemerintahan daerah, kepolisian dan lembaga terkait lain. Bahkan masyarakat berani mengambil jalan yang berbahaya, agar mereka bisa melakukan perjalanan di kampung mereka, seperti melalui jalan pintas dengan menaiki perahu, jalan perkampungan dan lainnya. Menurutnya  silaturahmi itu tidak terasa sempurna jika tidak bertemu langsung dan tidak berjabat tangan.

Baca Juga  Menunaikan Ibadah Untuk Mendulang Keutamaan Bulan Dzulhijjah

Sebenarnya, tanpa bertemu langsung  silaturrahmi masih bisa berjalan dengan baik. Karena perkembangan zaman dan teknologi pada era milenial ini, silaturrahmi dapat dilakukan dengan menggunakan virtual, seperti menggunakan zoom metting, google metting, video call whatsapp dan berbagai aplikasi lainnya. Applikasi canggih tersebut dapat menghindarkan terpapar dari covid-19, pertemuan tetap terjaga dan silaturrahmi tetap berjalan dengan sejahtera. Oleh karena itu, marilah bersama-sama saling menjaga diri dari kerumunan, menjaga jarak dan tetap memakai masker, sehingga dapat terhindar dari bahayanya Covid-19 serta dapat mengurangi jumlah terpaparnya dari virus yang sangat membahayakan ini.

Jika dirujuk berita terupdate terkait dengan Covid-19 melalui data secara global worldmeters, positif di seluruh dunia telah mencapai angka 165.543.608 Jiwa dan angka kematian mencapai 3.431.231 orang dari 222 negara yang terkena wabah tersebut.

Baca Juga  Kekhawatiran Kita Tentang Malin Kundang, Bagaimanakah Malin Kundang di Era Baru?

Banyak negara yang terserang wabah corona tersebut, ada 10 negara yang menduduki kasus tertinggi, yaitu Amerika Serikat, India, Brasil, Turki, Rusia, Inggris, Italia, Jerman dan Spanyol. Sedangkan Covid-19 yang terpapar di Indonesia telah mencapai angka 1.753.101 jiwa dan yang meninggal dunia mencapai angka 48.669 orang, sehingga yang terkena wabah Covid-19 pasca lebaran bertambah per harinya mencapai 4.000 Orang. Oleh karena itu, marilah bersama-sama saling menjaga diri, keluarga dan saudara, sehingga dapat terhindar dari ganasnya bahaya wabah Covid-19  yang sedang menyelimuti dunia ini.

Komentar

News Feed