Lubukbasung, siberindo — Pemerintah Kabupaten Agam Selasa,(15/6) hari ini, peringati hari bersejarah dalam masa perjuangan mengusir penjajah Belanda.
Dijadualkan Selasa ini, digelar peringatan 113 tahun Perang Kamang yang dipusatkan di kantor Camat Kamang Magek dan 113 tahun Perang Manggopoh yang dipusatkan di kantor camat Manggopoh.
Prosesi upacara, selain digelar secara langsung, tim Pemkab.Agam, juga akan menyiarkan kegiatan itu secara langsung melalui beberapa media sosial, termasuk tim Diskominfo Agam yang menggelar live report dari dua lokasi kegiatan tersebut.
Seperti dijelaskan Khasman Zaini, Kabag.Protokol-Komunikasi Pimpinan Sekab.Agam, pelaksanaan peringatan 113 tahun Perang Manggopoh dan Perang Kamang itu, akan digelar dalam waktu bersamaan walau di 2 lokasi berbeda, karena dalam sejarahnya moment perang melawan penjajah Belanda itu waktunya bersamaan.
Dijelaskan, dalam peringatan HUT 113 Perang Kamang, dijadualkan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansyarullah akan hadir secara langsung, sementara dalam peringatan Perang Manggopoh akan dipimpin Dandim 0304/Agam Letkol.Arh.Yosip Brozti Dadi.
Ditambahkan Khasman Zaini, kegiatan di dua lokasi berbeda itu sangat dibatasi, maksimal hanya 30 orang sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan, dimana untuk menyebarluaskan informasi terkait dengan kegiatan tersebut, tim gabungan Pemkab.Agam akan memanfaatkan berbagai media termasuk media sosial untuk informasi secara langsung.
HARMEN/kaba12.com
Wakil Menteri Sosial Agus Priyono menyebut sinergi dan kolaborasi menjadi poin penting dalam mengatasi kemiskinan di tanah air. Baca Juga Jambore Kader
Serang – Menteri Sosial RI Drs. H. Saifullah Yusuf bersama Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto, serta Ketua Umum
Siberindo.co – Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Sumatera Barat Prof. Ganefri, Ph.D terpilih sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI)
Siberindo.co – Peristiwa tahun 1990 sampai 1995 adalah fase perangsangan dalam gerakan mahasiswa di Indonesia. Artinya, secara teoretis gerakan sosial, dalam periode
Siberindo.co – Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Kota Padang perlu terus memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai Islam Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja)
Komentar