Lubukbasung, siberindo — Dijadualkan Selasa,(15/6) ini, DPRD Agam akan menggelar forum group diskusi (FGD) yang membahas penyelenggaraan pelayanan public di kabupaten Agam.
Diskusi public itu digelar sebagai tahapan dalam pembahasan Ranperda Inisiatif Komisi I DPRD Agam penyelenggaraan pelayanan public yang diharapkan bisa tersari optimal untuk mendorong maksimalnya mutu pelayanan terhadap masyarakat.
FGD itu, seperti disebutkan ketua DPRD Agam Dr.Novi Irwan melalui Hasneril, Kasubag.Humas-Protokol Sekretariat DPRD Agam, dijadualkan akan dilaksanakan di ruang sidang utama DPRD Agam Selasa siang ini, menghadirkan berbagai unsur penting dalam konteks pelayanan public termasuk kalangan Pers yang mengamati kegiatan pelayanan.
Diharapkan Hasneril, sesuai dengan upaya yang secara maksimal dilakukan tim komisi I DPRD Agam, FGD Ranperda Penyelenggaraan Pelayanan Publik itu bisa berjalan maksimal.
Pasalnya, ulas Hasneril, DPRD Agam melalui Komisi I DPRD Agam, DPRD Agam secara maksimal berupaya memberikan yang terbaik untuk kepentingan pelayanan masyarakat, karena hal itu menjadi kekuatan penting dalam pelayanan terhadap masyarakat, sesuai amanah dan wujud tugas tanggungjawab .
“ Kita berharap, FGD Penyelenggaraan Pelayanan Publik itu, bisa berjalan optimal, dengan berbagai masukan penting, yang sasarannya untuk kepentingan pelayanan terhadap masyarakat, “ sebut Hasneril lagi.
Wakil Menteri Sosial Agus Priyono menyebut sinergi dan kolaborasi menjadi poin penting dalam mengatasi kemiskinan di tanah air. Baca Juga Pimpin Evaluasi
Serang – Menteri Sosial RI Drs. H. Saifullah Yusuf bersama Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto, serta Ketua Umum
Siberindo.co – Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Sumatera Barat Prof. Ganefri, Ph.D terpilih sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI)
Siberindo.co – Peristiwa tahun 1990 sampai 1995 adalah fase perangsangan dalam gerakan mahasiswa di Indonesia. Artinya, secara teoretis gerakan sosial, dalam periode
Siberindo.co – Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Kota Padang perlu terus memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai Islam Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja)
Komentar