oleh

DIPREDIKSI SUMBAR BAKAL TERJADI TSUNAMI COVID -19 SEPERTI INDIA

DIPREDIKSI SUMBAR BAKAL TERJADI TSUNAMI COVID -19 SEPERTI INDIA

SUMBAR, Siberindo- Dr. dr. Andani Eka Putra, MSc, Tenaga Ahli Menkes penanganan pandemi COVID 19, memprediksikan bakal terjadi tsunami Covid 19 di Sumatera Barat manakala semua elemen masyarakat abai dengan wabah ini. Sama sekali tidak mau mematuhi Prokes.

Dikatakan, ada kecenderungan peningkatan kasus di Sumbar hingga 2x lipat, angka positivitas naik dari 7-8% menjadi 14-16%. Sebaliknya rasio kontak tracing turun dari 10-12 menjadi 3-5.

Baca Juga  ANGGOTA DPR RI ATHARI GAUTHI ARDI JANJI GAET DAN GULIRKAN DANA APBN KE SUMBAR

“Ini memgkhawatirkan sekali, ada kecemasan kita terhadap ‘tsunami covid’ seperti di India,” sebut Doktor ini lewat pesan WA yang beredar hari ini, Sabtu 15/05. Selerti dikutip Semangatnews.com jejaring Siberindo Sumbar.

Faktor risiko untuk terjadinya tsunami itu terlihat dengan jelas, tegas Kepala Labor Unand ini.
Hal ini ditandai dengan tidak percaya adanya covid. Tidak patuh prokes dan mudik dini.

Baca Juga  Wako Bukittinggi Erman ;Pentingnya Penguatan Ekonomi di masa Pandemi Covid-19

Dari pengamatan Andani di Tarusan Pesisir Selatan, misalnya warga yang pakai masker kurang dari 2 %.

“Dua hari ini saya sholat di Tarusan, ternyata yang pake masker kurang dari 2%.. dan bahkan ada pengurus mesjid yg mengumumkan tidak ada covid, tidak perlu takut”,ujar Andani.

Sisi lain, angka isian tempat tidur untuk pasien berat sudah penuh. “Ada 3 orang yang hubungi saya untuk minta ventilator. Saya katakan tidak bisa bantu. Dan itu sudah bisa kita bayangkan apa yg terjadi pada pasien ini,” sebut Andani.

Baca Juga  Sat Res Narkoba Tangkap FA  Diduga Pemakai dan Pengedar Ganja di Tanah Datar

Karena itu, Andani mengajak bahwa
salah satu solusi adalah pembentukan satgas di nagari, yang betul-betul bisa menjalankan fungsinya dengan baik.
Dr. andani mengusulkan agar perantau memberikan kontribusi untuk satgas nagari.
Diharapkan perantau bisa membantu sosialisasi tentang bahaya pandemi dan pentingnya mematuhi Prokes Covid 19. *zln

Komentar

News Feed