oleh

Kadis Pertanian Pangan dan Perikanan: Kota Pariaman Potensi Kembangkan Tanaman Bawang Merah

PARIAMAN, Siberindo.co— Seperti diketahui bersama saat ini harga bawang merah di Kota Pariaman naik drastic. Apalagi dalam bulan puasa dan menjelang hari lebaran idul fitri, ditambah lagi dengan kebutuhan masyarakat terhadap komoditi bawang merah ini sangat tinggi.

Sebagaimana dilansir Sitinjausumbar.com jejaring Siberindo.co, untuk Kota Pariaman sudah ada masyarakat yang menanam bawang merah dilahan mereka sendiri, diantaranya ada di daerah Jati, Manggung, Cimparuah, Sei. Rotan, dan daerah lainnya.

Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Pariaman Dasril menyebutkan, bahwa Kota Pariaman cukup mempunyai potensi untuk pengembangan bawang merah.

Baca Juga  Gebyar SUMDARSIN di Ampek Nagari, Targetkan 1.000 Dosis Vaksin Untuk Warga

“Kami dari Dinas DP3 sangat mendukung sekali terhadap apa yang dilakukan oleh para masyarakat petani bawang merah ini, karena pengembangan bawang merah bisa menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat petani yang ada di Kota Pariaman ini”, ujar Dasril ketika melakukan kegiatan pemantauan lahan salah seorang petani bawang merah yang berada di Sungai Rotan, Kamis (15/4/2021).

Baca Juga  Nagari Tiku Selatan Goro Massal, Bersihkan Sampah Yang Bertaburan

Dasril menjelaskan, bahwa beliau akan selalu mendorong dan memotivasi masyarakat petani lainnya untuk bisa mengembangkan tanaman bawang merah ini, sehingga masyarakat Kota Pariaman tidak akan tergantung lagi dengan daerah-daerah lain apabila terjadi lonjakan harga di pasaran.

“Potensi pengembangan tanaman bawang merah ini cukup bagus untuk dilakukan, karena dapat tumbuh subur di daerah yang curah hujannya tidak terlalu tinggi, dan masa panennyapun tidak lama hanya sekitar 60 sampai 70 hari saja, serta memiliki nilai ekonomi tinggi”, ungkap Dasril.

Baca Juga  Silaturrahmi Dengan Bupati Agam, Tim Pemekaran Nagari Lubukbasung Dapat Angin Segar

Dasril menerangkan,  DP3 akan selalu siap mendampingi dan membantu memberi saran sekaligus prasarana, serta inovasi tekhnologi yang berkaitan dengan pengembangan bawang merah secara maksimal kepada masyarakat petani bawang merah.

“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut, karena maksud dari kegiatan ini adalah untuk memberikan keanekaragaman budidaya tanaman sawah, yang tidak hanya padi-padian saja akan tetapi ada alternatif lainnya untuk menanam holtikultura diantaranya tanaman bawang merah ini”, pungkas Dasril. (tc/at)

Komentar

News Feed