Sumbar Dinyatakan Provinsi Terbaik dalam Perlindungan Konsumen 2020
SUMBAR, Siberindo- Provinsi Sumatera Barat dinyatakan sebagai provinsi terbaik dalam perlindungan konsumen tahun 2020.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri Perdagangan Agus Suparmanto kepada Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, pada acara puncak Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2020 di Transmart Cibubur, Kamis (12/11/2020).
Selain Sumbar yang mendapat penghargaan adalah Provinsi Jawa Tengah, Sulawesi Tenggara, Bangka Belitung, Aceh dan Jawa Timur.
“Alhamdulillah, Sumbar mendapat penghargaan dalam memberikan perlindungan kepada konsumen,” kata Irwan Prayitno kepada Semangatnews.com, yang juga jaringan Siberindo.co, Jumat,13/ 11, sekembalinya dari Jakarta.
Pemprov Sumbar kata Irwan, secara masif mengedukasi konsumen, melakukan pengawasan aktivitas dagang. Sehingga konsumen tidak merugi, menuntaskan sengketa antara konsumen dengan baik, serta memberi pelayanan kemetrologian, mendorong terwujudnya pasar tertib ukur oleh pemerintah kabupaten dan kota.
“Penghargaan ini menjadi cambuk bagi Sumbar untuk terus memberikan perlindungan kepada konsumen lebih baik lagi,” ungkap Gubernur Irwan Prayitno.
Pemerintah daerah mengedukasi konsumen tidak hanya secara langsung, memanfaatkan media massa, baik elektronik, baliho serta media cetak. Ia tidak menampik sekaitan produk tidak sesuai ketentuan, perihal tersebut ditindaklanjuti segera.
Menyelesaikan sengketa konsumen di badan penyelesaian sengketa konsumen (BPSK) di kabupaten dan kota.
Irwan Pratitno menambahkan , pembentukan BPSK di Sumbar merupakan upaya untuk menyelesaikan sengketa yang mungkin terjadi antara konsumen dan pelaku usaha. Beberapa cara yang dilakukan antara lain mediasi, konsiliasi, dan arbitrase.
Perlindungan konsumen ini menjadi sangat penting karena konsumen sangat besar pengaruhnya dalam ekonomi daerah sebesar 50 persen lebih dalam APDB.
“Perlindungan yg diberikan adalah dengan menjaga mereka aman berkonsumsi di daerah dengan membelanjakan uangnya di daerah dan memprioritaskan penggunaan produk daerah,” terang Irwan Prayitno. (thr)











Komentar