Lubukbasung,siberindo.co — Kasus Covid-19 di kabupaten Agam Kamis,(14/10) ini tidak ada pergerakan, dibuktikan tidak adanya penambahan kasus baru, pasien sembuh maupun warga yang meninggal dunia.
Hingga hari ini, tersisa 25 kasus aktif di kabupaten Agam yang masih didominasi warga asal kecamatan Tilatang Kamang sebanyak 8 kasus, kemudian dari kecamatan Baso 6 kasus, dari kecamatan IV Koto 4 kasus, dari kecamatan Kamang Magek dan IV Angkek masing-masing 2 kasus, kemudian dari kecmaatan Tanjung Mutiara, Palembayan dan Matur masing-masing 1 kasus.
Hal itu dibenarkan Yosefriawan, Asisten II Sekab.Agam selaku Koordinator Bidang Data-Sosialisasi Satgas Penanganan Covid-19 Agam menjawab kaba12.com.
Dijelaskan, Kamis ini tidak ada pergerakan dan perubahan data terkait dengan kasus covid-19, sama seperti hari Rabu kemarin.
Ditambahkan, hingga Kamis ini, total akumulasi kasus Covid-19 di kabupaten Agam sudah mencapai 7.795 kasus, dengan rincian 7.559 orang sudah dinyatakan sembuh, 211 orang meninggal dunia dan 25 kasus aktif, masing-masing 8 orang dirawat di beberapa rumah sakit rujukan Covid-19 dan 17 orang menjalani isolasi mandiri.
Walau demikian, Yosefriawan menegaskan, potensi kasus Covid-19 masih sangat tinggi, dan masyarakat diharapan untuk tetap mewaspadai berbagai potensi yang bisa memicu paparan covid-19, “ kami himbau masyarakat untuk selalu waspada, pakai masker, hindari kerumuman, selalu jaga imun tubuh untuk memutus rantai penyebaran covid-19, “ tegasnya.
HARMEN/kaba12.com
Siberindo.co–Delegasi MAN Insan Cendekia Pekalongan (ICP) raih medali emas bidang ekonomi, pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun 2025. Olimpiade Sains Nasional
Siberindo.co—Kementerian Agama melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal, Kementerian Agama mengajak para dosen untuk memanfaatkan program Riset
Siberindo.co – Perkumpulan Penulis Indonesia SatuPena terus berupaya memuliakan penulis melalui organisasi. Sekarang nilai ekonomi menulis makin berkurang. Hal itu disebabkan di
Oleh: Dr. Hendra Dinatha, S.H., M.H.*) Pendahuluan: PPP dalam Persimpangan Sejarah Baca Juga Imasintoga Selenggarakan Ramadhan Berkah, Bawa Ilmu Pengetahuan Untuk Masyarakat
Komentar