oleh

Kobaran Api di Pasar Baso Undang Kengerian, Api Diduga Berasal Dari Kedai Lontong

Baso, siberindo.co — Kobaran api yang membubung besar seakan menggapai langit mengundang kengerian warga yang menyaksikan kejadian dan proses pemadaman api yang berlangsung selama lebih dari 2 jam hingaga menjelang subuh Selasa,(14/9). Musibah kebakaran besar yang terjadi Selasa,(14/9) sekitar pukul 02.30 WIB, menghanguskan 24 petak toko di Blok G kompleks Pasar Baso, Nagari Tabek Panjang, kecamatan Baso yang berada persis di tepi jalur lintas Sumatera, Bukittinggi-Pekanbaru, juga mengundang kepanikan warga, karena cukup banyak warga yang bermukim di sekitar kompleks pasar tersebut.
Baca Juga  Cagub Sumbar Ali Mukhni Tinjau Asrama Haji di Batang Anai Padang Pariaman
Dampak kebakaran, selain menghanguskan 24 petak toko milik warga di Blok G, juga seluruh barang dagangan dan peralatan milik pedagang hangus terbakar, dengan total kerugian mencapai Rp.2,5 miliar lebih. Sementara, sumber api, seperti disebutkan Alek Youhendri, Danru Damkar Agam di Biaro, diduga berasal dari kedai lontong yang berada di kawasan blok G tersebut, namun belum diperoleh keterangan resmi terkait dengan sumber api penyebab kebakaran, “ masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwajib, “ sebut Alek Youhendri.
Baca Juga  Bagindo Letter Dukung Presiden Jokowi Angkat Boy Jadi Kapolri
Disebutkan, proses pemadaman kobaran api yang dengan sangat cepat terbakar itu, berlangsung cukup dramatis, dimana 8 armada pemadam kebakaran dari kabupaten Agam dan dari daerah lain berjibaku mengisolasi dan memadamkan kobaran api yang terus mengamuk. Upaya pemadaman sendiri, berlangsung lebih dari 2,5 jam, menjelang subuh bahkan hingga kini, proses evakuasi barang-barang dagangan dan pembersihan material bangunan yang terbakar masih berlangsung di kompleks pasar yang terbakar.
Baca Juga  Ketua DPRD Apresiasi Gerak Cepat Pemerintah, Tangani Dampak Pasca Bencana
HARMEN/kaba12.com

Komentar

News Feed