Bukittinggi, Siberindo.co — Pemerintah Kota Bukittinggi terima Anugrah Parahita Ekapraya (APE) Utama, tahun 2020. Penghargaan tersebut, diserahkan secara virtual di Bukittinggi Command Center, Rabu, (13/10).
Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3APPKB) Bukittinggi, Tati Yasmarni, menjelaskan, APE merupakan penghargaan yang diberikan kepada kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang dinilai telah berkomitmen dalam pencapaian dan perwujudan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak, serta memenuhi kebutuhan anak.
Pemerintah daerah yang menerima APE, harus memenuhi 7 prasyara. Adanya komitmen Pemko Bukittinggi, adanya kebijakan pemko, dimana bagi Bukittinggi, pengarustamaan gender merupakan salah satu tujuan kota yang dituangkan dalam RPJMD. Kemudian juga adanya kelembagaan. Tersedianya SDM dan sumber daya anggaran serta sarana prasarana. Tersedianya Data, adanya alat analisa, budget Gender Statement pada perencanaan penganggaran yang responsif gender dan adanya peran masyarakat.
“7 prasyarat ini, seluruhnya terpenuhi oleh pemko Bukittinggi sehingga mendapatkan penghargaan Utama,” ungkap Tati Yasmarni.
Ia menegaskan, Pemko Bukittinggi akan terus berkomitmen untuk menciptakan kesetaraan gender.
“Tujuan program pengarusutamaan gender ini adalah mengkawal keadilan dan kesetaraan dalam hal akses, partisipasi, manfaat dan kontrol dalam pembangunan antara laki laki dan perempuan atau dengan kata lain adanya kesetaraan,” tegas Tati.
PASAMAN- Satuan Reserse Narkoba Polres Pasaman, Sumatera Barat menangkap dua orang pelaku tindak pidana penyalahgunaan Narkotika. Petugas juga berhasil mengamankan 15 paket
Sumbar.Siberindo – Dampak covid-19,permintaan hewan qurban diperkirakan menurun hingga 30 sampai 40 persen di Sumatera Barat. “Kebutuhan kita sekarang total 30-35 ribu ekor
Dampak Covid-19,Permintaan Hewan Qurban Di Sumbar Turun Sumbar.Siberindo – Dampak covid-19,permintaan hewan qurban diperkirakan menurun hingga 30 sampai 40 persen di Sumatera
Komentar