Bukittinggi, siberindo — Sebanyak 640 Warga binaan Lapas klas II A Bukittinggi mendapatkan vaksin dari Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi. Pemberian vaksin dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke 61 ini, dilaksanakan di Lapas klas II A Bukittinggi, Selasa (13/07).
Kepala Lapas Klas II A Bukittinggi, Marten, menjelaskan, vaksinasi Covid-19 untuk warga binaan Lapas klas II A Bukittinggi ini, merupakan salah satu bentuk partisipasi aktif pencegahan covid-19. Dimana terdapat 640 warga binaan yang akan mendapatkan vaksinasi covid-19.
“Hari ini kita sudah sepakat dengan Pemko Bukittinggi dalam hal ini Dinas Kesehatan, memberikan vaksin kepada 640 warga binaan lapas klas II A Bukittinggi. Mudah mudah semua bisa mendapatkan vaksin, karena tentunya akan melewati screening terlebih dahulu,” jelasnya.
Marten menambahkan, saat ini memang terdapat satu orang warga binaan yang terkonfirmasi positif covid-19.
“Tapi yang bersangkutan sudah diisolasi mandiri. Kita juga lakukan tracking kepada teman sekamarnya dan Alhamdulillah hasilnya negatif,” ungkapnya.
Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi, Sukardi, menyampaikan, pemberian vaksi Covid-19 kepada warga binnaan lapas klas II A Bukittinggi ini, diberikan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid-19. Hal ini juga dilakukan dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke 61.
“Terima kasih kepada Pemko Bukittinggi. Hari ini dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke 61, Kejaksaan Negeri Bukittinggi bekerjsama dengan Pemko dan pihak lapas klas II A Bukittinggi mengadakan vaksinasi untuk warga binaan. Sehingga kita harapkan penyebaran Covid-19 di Bukittinggi, khususnya di Lapas Klas II A ini dapat ditekan. Jika ada yang kena, karena sudah divaksin, tentunya dampak atau gejalanya juga tidak terlalu berat,” ujar Kajari.
Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan selamat ulang tahun krpada Kejaksaan Negeri Indonesia. Kegiatan ini merupakan rangkaian Hari Bhakti Adhyaksa ke 61 yang dilaksanakan Kejari Bukittinggi.
“Ini tentu kita apresiasi. Karena mendapatkan vaksin itu tidak mudah. Kita saat ini sudah dapat kuota yang tentu saja harus kita manfaatkan. Setelah kuota yang ini habis, kita belum tau, berapa kuota yang bisa kita dapatkan,” ujar Erman Safar.
Untuk itu, Wako mengimbau warga secara keseluruhan, untuk dapat mengikuti vaksinasi. “Ada kabar jika sudah vaksin akan meninggal. Itu saya pastikan hoax, karena kami sudah menjalani vaksin dan Alhamdulillah semua aman. Jadi mari kita ikut vaksin untuk lebih meningkatkan imunitas tubuh kita,”ujarnya.
(Ophik/KABA12.com)
Siberindo.c0 – Kepala Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) Muttaqin Kampung Lapai Kecamatan Nanggalo Kota Padang Reni Guslina, S.Pd meraih juara harapan II pada
Siberindo.co – Taman Budaya Sumatra Barat memiliki potensi besar untuk menjadi pusat revitalisasi mental sadar budaya. Namun, potensi ini hanya dapat terwujud
Siberindo.co – Dinas Pariwisata Kota Padang , Yudi Indra Syani, siap mendukung kesuksesan Internasional Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ketiga pada 8-12 Mei
Siberindo.co- Negara memajukan kebudayaan Indonesia di tengah peradaban dunia sesungguhnya amanah Pasal 32 UUD 45. Tapi kita tak begitu memerhatikan pasal 32
Komentar