Lubukbasung, siberindo.co — Jumat,(12/11) di kabupaten Agam tidak ada penambahan kasus terkonfirmasi baru, pasien sembuh maupun warga yang meninggal akibat paparan covid-19. Jumlah kasus aktif masih beradadi posisi 6 orang, masing-masing 3 orang dirawat di beberapa rumah sakit rujukan Covid-19 dan 3 orang menjalani isolasi mandiri.
Saat ini, Pemkab.Agam melalui Satgas Penanganan Covid-19 Agam, juga tengah memantau 3 kasus suspek dan 1 kontak erat yang diharapkan bisa mencuat sebagai kasus aktif baru.
Seperti dijelaskan Yosefriawan, Asisten II Sekab.Agam selaku Koordinator Bidang Data-Sosialisasi Satgas Penanganan Covid-19 Agam, yang menyebutkan, 6 kasus aktif itu masing-masing 1 kasus berasal dari kecamatan Ampek Nagari,Malalak dan Tilatang Kamang serta 3 kasus dari kecamatan IV Angkek.
Ditambahkan, hingga Jumat ini, total akumulasi kasus Covid-19 di kabupaten Agam mencapai 7.806 kasus, dengan rincian 7.589 orang sudah dinyatakan sembuh, 211 orang meninggal dunia dan 6 kasus aktif.
“ Hingga saat ini, potensi penyebaran kasus Covid-19 masih ada. Masyarakat diminta untuk selalu waspada, “ sebut Yosefriawan.
Disisi lain, Asisten II Sekab.Agam itu menghimbau masyarakat kabupaten Agam untuk tetap mentaati protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, menjaga jarak aman-menghindari kerumuman, rajin mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, menjaga imun tubuh dan menjalani vaksinasi Covid-19 untuk mengantisipasi dampak paparan covid-19.
JAKARTA – Gagasan transformasi paradigma advokat sebagai officium nobile kembali mengemuka. Kali ini disampaikan Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI
Siberindo.co – Jelang Pencanangan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 oleh Menteri Kebudayaan R.I yang juga Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PP
Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik
Siberindo.co – Penggunaan Bahasa Minang di tengah keluarga orang Minangkabau semakin mengkuatirkan. Banyak kata-kata Minang yang mulai asing dan semakin jarang terdengar diucapkan.
Komentar