oleh

Pembinaan Kota Sehat Untuk Pokja Kelurahan Kubu Tanjung

Bukittinggi, siberindo.co — Forum Kota Sehat (FKS) Kota Bukittinggi, lakukan kegiatan pembinaan ke pokja kelurahan sehat Kubu Tanjung, di kantor lurah Kubu Tanjung,Jumat (12/11). Lurah Kubu Tanjuang, Irwan Abrianto, bersama Ketua Pokja Kelurahan Sehat Kubu Tanjuang, A. F. Dt. Mangkuto Kayo, mengapresiasi adanya pembinaan kembali dari Forum Kota Sehat ke pokja kelurahan sehat. Dimana, sejak beberapa waktu terakhir, tidak ada pembinaan yang dilakukan, sehingga tidak ada informasi terbaru terkait progran kota sehat.
Baca Juga  Bus Pariwisata Kembali Tersangkut di Kelok 10, Ratusan Kendaraan Terjebak Macet
“Kami senang sekali ada pembinaan lagi dari Forum Kota Sehat ke kelurahan Kubu Tanjung. Karena sudah lama kami tidak mendapat tambahan ilmu dan informasi terkait program kota sehat. Sehingga kegiatan di kelurahan pun banyak yang vakum,” ungkapnya. Anggota FKS Bukittinggi, Deni Calter, menjelaskan, kegiatan pembinaan memang vakum satu tahun terakhir, karena pandemi covid-19. “Kita tidak boleh mengumpulkan masa di masa pandemi. Sehingga banyak yang todak dapat dilaksanakan. Namun setelah kepengurusan 2021-2024 dilantik, komitmen kami, akan lakukan pembinaan dari awal. Sehingga tidak ada lagi kegiatan yang mendesak dan tiba-tiba dilakukan, bahkan banyak yang mengada-ada,” tegas Deni.
Baca Juga  Gebyar Literasi Sebagai Bentuk Pembiasaan Membaca
Lebih lanjut, Deni Calter juga memaparkan, untuk kegiatan program kota sehat, harus dilengkapi dengan administrasi yang lengkap. Sehingga untuk kelengkapan awal, tentunya butuh SK yang baru. “SK Pokja Kelurahan Sehat dibuat untuk periode tiga tahun. Jadi kelurahan diminta berkoordinasi untuk membuat SK yang terbaru,” ungkapnya. Selanjutnya, FKS juga memaparkan sejumlah kegiatan kota sehat, dimana, masyarakat menjadi ujung tombak dari kegiatan itu. Banyak kegiatan kemasyarakatan menjadi bagian penuh dari program kota sehat.
Baca Juga  Kapolres Agam Lepasliarkan 2 Ekor Elang Brontok, Muaro Putuih Jadi Habitat Yang Pas
“Baik itu, aspek kesehatan, ekonomi, pariwisata, sosial budaya dan lainnya. Intinya, apapun kegiatan masyarakat, menjadi bagian program kota sehat. Namun, tugas berat kita bersama, yaitu, merubah pola pikir masyarakat untuk lebih hidup bersih dan sehat. Ini yang kita edukasi dari dini, mulai dari pembinaan di tingkat kelurahan,”ujarnya. (Ophik/KABA12.com)

Komentar

News Feed