Oleh : Zahratul Hayati (Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Bung Hatta)
NPM: 2210013411087
Siberindo.co — Pernah tidak kamu berpikir, ketika kamu sepulang dari sekolah atau perkumpulaan organisasi kamu tersadar, untuk apa sih sekolah?, atau ketika pelajaran sejarah tentang peperangan, emang perlu di kehidupan? Bahkan ketika wawancara pekerjaan apakah ditanya kapan terjadinya perang uhud? Tidak kan? Lalu untuk apa?.
Bicara tentang pendidikan, tujuan pendidikan itu adalah untuk memerdekakan manusia. Sementara menurut Ki Hajar Dewantara tujuan pendidikan ada dua poin, yaitu selamat dan bahagia, jadi yang kita cari itu adalah kebahagiaan serta keselamatan.
Pendidikan juga bisa diperoleh dari sekolah ketika seorang guru membagikan ilmunya kepada kita. Melihat banyaknya kesuksesan yang didapat dari pendidikan ini maka harus memiliki semangat yang kuat untuk mengejar pendidikan setinggi mungkin.
Pendidikan terbagi atas beberapa hal yang mendasari didalamnya, serperti pendidikan karakter, tingkah laku, dan pendidikan formal dan informal yang mana semua itu saling berkaitan dengan pendidikan diseluruh dunia. Seperti halnya dalam menerapkan pendidikan berkarakter dalam jiwa peserta didik. Pendidikan bersifat terbuka siapapun berhak untuk mengenyam pendidikan, baik golongan muda, maupun tua, tanpa adanya batasan umur.
Pendidikan salah satu bagian penting dalam kehidupan manusia. Pendidikan, terutama pendidikan dengan beragam coraknya memberikan bekal kepada manusia untuk mencapai kebahagiaan. Oleh sebab itu, seharusnya pendidikan terus diperbaharui konsep.
Pendidikan sangat memegang peran penting dalam kehidupan. Karena dalam setiap aspek kehidupan selalu memiliki keterkaitan dengan pendidikan. Contohnya saja pada saat kita melakukan kegiatan sehari hari seperti berdagang, dalam kegiatan itu kita memerlukan ilmu hitung atau matematika.
Secara garis besar pendidikan adalah hak setiap warga negara, negara bertanggung jawab menyelenggarakan pendidikan. Setiap orang, siapapun itu berhak mendapatkan pendidikan, tapi kenyataannya terkadang tidak begitu, di dunia kita masih banyak orang yang tidak bisa baca tulis termasuk perempuan. Factor yang mempengaruhi dari kekerasan perempuan dan kemiskinan.
Selain itu, pendidikan sangat penting terutama untuk perempuan, bukan karena ingin terlihat hebat dan bisa menyaingi laki laki tetapi pendidikan pertama seorang anak berasal dari ibunya. Jadi kecerdasan seorang anak berasal dari ibunya. Hilangkan presepsi tentang “perempuan nggak usah sekolah tinggi, nantik ujung-ujungnya cuma di dapur, urus anak, urus suami”. Zaman semakin maju masak mindset tidak maju- maju.
Sebagai perempuan sebaiknya harus memiliki pendidikan yang tinggi dan kalau bisa lebih tinggi dari laki laki, agar dapat dihargai oleh laki laki dan. Seperti yang kita ketahui perempuan yang berpendidikan tinggi bukan untuk menyaingi laki laki.
Pendidikan tinggi seorang perempuan bukan semata mata untuk karirnya saja tetapi untuk kualitas keturunannya. Anak yang cerdas bukan dilahirhan dari ibu yang cantik melainkan dari ibu yang pintar.
Bahkan hampir 50% laki laki merasa minder dengan perempuan yang berpendidikan lebih tinggi dari mereka. Lalu kenapa harus minder tetap saja derajat laki-laki tidak akan pernah rendah dimata perempuan, karena suatu saat nanti dia adalah kepala keluarga dan imamnya seorang perempuan.
Pendidikan memang penting, akan tetapi yang namanya bergelar bukan menjadi tolak ukur kesuksesan seseorang, kejarlah sarjana semampunya saja, tapi carilah uang sebanyak yang kamu bisa. Karena nyatanya didunia ini yang bergelar akan kalah dengan yang beruang. Pendidikan itu merupakan jembatanmu menuju masa depan, kalau kamu tidak dapat pendidikan dengan baik maka kamu tidak akan punya kopetensi untuk menghadapi tantangan apapun tentang masa depan.
Ada satu kalimat yang mengatakan arti pentingnya pendidikan seorang perempuan yaitu jika kamu mendidik seorang laki laki, berarti kamu telah mendidik satu orang, tapi bila kamu mendidik satu perempuan, kamu telah mendidik seluruh anggota keluarga dan turut mencerdaskan generasi berikutnya.
Alasan kenapa perempuan harus berpendidikan karena perempuan adalah sekolah pertama untuk anak anak mereka kelak, sehingga dapat mengikuti perkembangan zaman, dapat memiliki pola pikir tertata dan teratur, dapat hidup mandiri dan tidak bergantung kepada orang lain juga dapat meningkatkan kualitas diri.
Tanggung jawab terbesar seorang perempuan adalah rumah tangganya, setinggi apapun pendidikan perempuan karir terbaiknya adalah diam dirumah, bayaran termahalnya ridho suami, dan prestasi terbesarnya adalah mampu mencetak anak anak yang sholeh dan sholeha. (*)










