Lubukbasung, siberindo.co — Bupati Agam Dr.Andri Warman gelar rapat koordinasi perdana bersama seluruh camat dan walinagari se kabupaten Agam di Balairung Rang Agam, kompleks kediaman resmi bupati Agam, Selasa,(12/10).
Rakor khusus membahas rencana bupati Agam yang sudah sejak lama diapungkan, yakni rencananya untuk “berkantor” di nagari, dengan program “Bunga” – Bupati Ngantor di Nagari, yang menjelang program itu direalisasikan, dilakukan pematangan dengan para walinagari dan camat.
“Kita adakan dulu pertemuan dengan seluruh wali nagari dan camat, setelah itu baru kita keliling nagari dengan membawa OPD terkait,” ujar Andri Warman seperti dilansir amcnews.com.
Dijelaskan, khusus program “Bunga Nagari”, sasarannya untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi di nagari, terutama terkait pelayanan administrasi kependudukan dan hal-hal lain, karena secara prinsip, bupati Agam itu berharap, pelayanan untuk masyarakat bisa dilakukan di kantor nagari atau kantor camat saja, sehingga masyarakat lebih dimudahkan dan tidak harus ke Lubukbasung untuk berurusan.
“Kita ingin masyarakat mengurus adminduk cukup sampai kantor nagari, minimal kantor camat, tidak lagi harus datang ke Disdukcapil Agam di Lubukbasung, “ tegasnya.
Andri Warman berharap wali nagari, bisa menganggarkan pembelian alat yang dibutuhkan, minimal dalam waktu dekat satu nagari disetiap kecamatan sudah memilikinya perangkat yang dibutuhkan, sehingga prgoram pelayanan adminduk yang cepat dan mudah, bisa segera tererealisasi sesuai harapan semua masyarakat.
JAKARTA – Gagasan transformasi paradigma advokat sebagai officium nobile kembali mengemuka. Kali ini disampaikan Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI
Siberindo.co – Jelang Pencanangan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 oleh Menteri Kebudayaan R.I yang juga Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PP
Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik
Siberindo.co – Penggunaan Bahasa Minang di tengah keluarga orang Minangkabau semakin mengkuatirkan. Banyak kata-kata Minang yang mulai asing dan semakin jarang terdengar diucapkan.
Komentar