Padang, siberindo.co — Diduga berniat akan melakukan tawuran, Sabtu,(11/9) malam, tim Polsek Koto Tangah, Polres Padang amankan 18 orang anak dibawah umur di jalan Bhayangkara RT.003/RW013 kelurahan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah.
18 anak dibawah umur itu diamankan setelah berencana akan melakukan tawuran ke kelurahan Dadok Tunggul Hitam yang langsung diamankan personil Polsek Koto Tangah dipimpin Kapolsek AKP. Afrino,SH,MH.
Menjawab kaba12.com, Kapolres Padang melalui Kapolsek Koto Tangah AKP. Afrino,SH,MH, menjelaskan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat terkait dengan adanya rencana aksi tawuran yang akan dilakukan para remaja tersebut.
Ditambahkan, mendapat laporan itu pihaknya langsung bereaksi cepat, mengamankan 18 remaja yang aman melakukan tawuran tersebut, berikut barang bukti 1 buah besi yang dibengkokkan,1 buah besi pipa yang dibuat seperti parang, dan 1 batang bambu.
Dijelaskan AKP.Afrino, pihaknya bersama para personil langsung mengamankan remaja tersebut ke Mapolsek Koto Tangah, dan melakukan pembinaan terhadap anak-anak tersebut.
Bahkan, kapolsek sengaja memanggil orangtua seluruh remaja yang diamankan di Makopolsek Koto Tangah dan diberkas oleh Satreskrim Polsek Koto Tangah.
” Kita bekerjasama dengan unsur terkait di Koto Tangah termasuk masyarakat untuk melakukan pembinaan terhadap anak-anak yang diamankan tersebut ,” ulasnya.
Afrino berharap, pembinaan dan perhatian para orangtua terhadap anak-anak mereka tersebut mengawasi seluruh kegiatan anak-anak agar tidak terlibat hal-hal yang justru merugikan dirinya sendiri.
Sementara seluruh remaja yang diamankan setelah diberi pembinaan juga membuat surat pernyataan yang diketahui orangtua untuk tidak melakukan hal serupa mendatang.
HARMEN/kaba12.com
JAKARTA – Gagasan transformasi paradigma advokat sebagai officium nobile kembali mengemuka. Kali ini disampaikan Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI
Siberindo.co – Jelang Pencanangan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 oleh Menteri Kebudayaan R.I yang juga Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PP
Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik
Siberindo.co – Penggunaan Bahasa Minang di tengah keluarga orang Minangkabau semakin mengkuatirkan. Banyak kata-kata Minang yang mulai asing dan semakin jarang terdengar diucapkan.
Komentar