Duo Koto, Siberindo.co — Pemerintah Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam gandeng Dinas Pertanian (Distan) Agam untuk melakukan pengobatan hewan ternak milik warga secara massal, Rabu (12/1).
Kegiatan tersebut dibuka Wakil Bupati Agam Irwan Fikri di kawasan proyek pembangunan gedung Kesenian dan Ekonomi Kreatif Nagari Duo Koto. Pembukaan acara itu dihadiri Walinagari Duo Koto, Dinas Pertanian, Gapoktan, pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.
Walinagari Duo Koto Joni Safri dalam sambutannya mengatakan, kegiatan pengobatan hewan ternak massal itu merupakan yang pertama kali digelar di Nagari Duo Koto. Menurutnya, warga setempat sangat terbantu sekali dengan adanya pengobatan hewan ternak secara gratis yang digelar pemerintah nagari bekerjasama dengan Dinas Pertanian Agam.
“Jadi, pengobatan ini mencakup ke seluruh hewan ternak seperti sapi dan kambing yang ada di Duo Koto, baik milik kelompok tani, maupun pribadi. Tujuannya adalah untuk menjaga kondisi kesehatan ternak agar tidak mengalami sakit,” kata Joni Safri.
Ia menambahkan, Nagari Duo Koto saat ini sedang menggalakkan bidang peternakan sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat. Apalagi, kata dia, Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Duo Koto juga mengelola di bidang penggemukan sapi sebagai salah satu sumber pendapatan nagari.
“Saat ini sudah ada 28 ekor sapi yang dikelola BUMNag Duo Koto sebagai sumber pendapatan nagari di bidang peternakan khususnya penggemukan sapi,” ungkapnya.
Selain itu, keberadaan Kelompok Tani Lintas Harapan Nagari Duo Koto menurutnya dinilai sangat baik karena mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Saat ini tercatat sebanyak 65 ekor sapi dikelola kelompok tani tersebut, 12 ekor sapi diantaranya merupakan bantuan dari pemerintah daerah.
“Sekarang ada 65 ekor sapi yang dikelola Kelompok Tani Lintas Harapan Nagari Duo Koto. Kami menilai ini sangat bagus sekali sebab bisa menambah peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Pihaknya juga berharap agar pemerintah daerah bisa melaksanakan program Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) di bidang pengolahan kotoran sapi sehingga nantinya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Kami sangat berharap sekali untuk pengadaan program UPPO disini, karena sudah seharusnya Nagari Duo Koto memiliki program tersebut,” harapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Agam Irwan Fikri mengaku bangga terhadap Nagari Duo Koto yang telah serius mendukung seluruh program pemerintah daerah. Menurutnya, keseriusan Nagari Duo Koto dalam mendukung program pemerintah tidak terlepas dari dukungan tokoh-tokoh masyarakat setempat.
“Semua ini tentu berkat dari dukungan tokoh-tokoh masyarakat, sehingga bisa membawa masyarakat yang betul-betul menjalankan program pemerintah,” kata Wabup.
Secara khusus, ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh elemen di Nagari Duo Koto dan yang hadir saat ini atas segala upaya yang dilakukan di organisasi masing masing dalam rangka mendukung program pemerintah daerah.
“Nagari Duo Koto sangat beruntung sekali mendapat bantuan pengobatan hewan ternak secara gratis karena tidak semua nagari di Agam yang dapat program bantuan ini,” sebutnya.
Ia mengatakan, keberadaan kelompok tani di bidang peternakan dinilai mampu meningkatkan sektor perekonomian. Selain itu, secara khusus ia juga menyarankan agar pengelolaan hewan ternak milik kelompok dapat melibatkan masyarakat yang memiliki ekonomi lemah, sehingga nantinya bisa bangkit kembali.
“Saya sarankan masyarakat yang memiliki ekonomi lemah bisa dilibatkan dalam pengelolaan sapi agar nantinya ekonomi mereka bisa terangkat. Tetapi, ini juga butuh keseriusan dari mereka untuk mencapai tujuan yang diharapkan,” katanya.
(Bryan/KABA12.com)
Pesisir Selatan, Siberindo Korban Banjir bandang yang kini tinggal di hunian sementara (Huntara) 1, Nagari Puluik Puluik, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara,
Sicincin, Siberindo Sebagai bentuk kepedulian dan berbagi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada kaum lansia, Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau
Padang Pariaman, Siberindo Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Sumatera Barat kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyerahkan bantuan untuk korban Banjir bandang,
Painan, Siberindo Tradisi “Balimau Paga” yang merupakan ritual adat menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H berlangsung meriah meskipun dalam cuaca hujan di