Koto Gadang, siberindo.co — Puluhan tokoh masyarakat Nagari Koto Gadang VI Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam menggelar musyawarah nagari tentang evaluasi tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) pemerintah dan lembaga nagari, Sabtu (11/12).
Musyawarah yang digelar di MDA Jorong Baruah ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat diantaranya, Walinagari Amrizal, KAN, Bamus, niniak mamak, imam khatik, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, pemuda, dan undangan lainnya.
Acara tersebut sengaja digelar untuk membahas dan mengevaluasi Tupoksi pemerintah dan seluruh lembaga Nagari Koto Gadang VI Koto. Selain membahas Tupoksi, musyawarah kali ini sekaligus membahas ‘Manjapuik nan tatingga, mamiliah nan taserak’ di nagari tersebut.
Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Koto Gadang VI Koto, A. Dt Tumangindo menyebutkan, musyawarah ini merupakan sebuah wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan usulan, kritik, dan saran kepada pemerintah dan seluruh lembaga nagari.
Ia menyebut, pemerintah dan lembaga nagari sudah bekerja maksimal untuk nagari, namun perlu dievaluasi agar bisa menjadi lebih baik lagi.
“Selama ini pemerintah dan lembaga nagari sudah bekerja semaksimal mungkin untuk membangun nagari dengan aturan dan peraturan yang ada. Namun itu semua butuh penilaian dari masyarakat terkait kinerja kami agar nantinya bisa dimaksimalkan kembali,” ujarnya.
Disisi lain, Ketua KAN meminta kepada masyarakat agar dapat mengoptimalkan hidup bermasyarakat atau ‘banagari’. Sebab menurutnya, hidup ‘banagari’ itu terletak di pundak seseorang.
“Salah satu contoh masyarakat yang hidup banagari adalah ikut serta dalam kegiatan gotong royong. Karena gotong royong adalah sikap bahu membahu dalam menyelesaikan sebuah pekerjaan,” katanya.
Sementara itu, Walinagari Koto Gadang VI Koto, Amrizal menambahkan, melalui musyawarah ini diharapkan dapat mencapai mufakat dalam membangun nagari ke arah yang lebih baik.
“Kami berharap Nagari Koto Gadang VI Koto bisa lebih baik dan lebih maju setelah diadakan musyawarah ini. Intinya kemajuan atau perkembangan nagari juga terletak di tangan masyarakat,” ungkapnya.
Amrizal mengatakan, pihaknya berharap kepada masyarakat untuk lebih rutin melaksanakan gotong royong di lingkungan guna menciptakan nagari yang bersih dan bebas sampah.
Selain itu, ia juga meminta kepada seluruh pihak agar mendukung seluruh program nagari sehingga berbagai macam pembangunan bisa terlaksana dengan lancar dan sesuai dengan yang diharapkan.
“Maka dari itu, kita bangun bersama-sama nagari ini ke arah yang lebih baik demi kemajuan di masa yang akan datang,” harapnya.
(Bryan/kaba12.com)
Transformasi digital dalam birokrasi pemerintah melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tidak hanya membawa kemudahan layanan publik, tetapi juga memunculkan konsekuensi hukum
Siberindo.co – Alumni Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Padang Angkatan 1988 adakan berbuka bersama (Bukber), Rabu (11/3/2026) malam di Rumah Makan Pondok
Catatan Seorang Deklarator PERADI PROFESIONAL Oleh: DR. Hendra Dinatha, S.H., M.H. Deklarator PERADI PROFESIONAL dan Juga Wakil Rektor Universitas Jayabaya, Jakarta Abstrak
JAKARTA – Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI PROFESIONAL) resmi dideklarasikan sebagai wadah baru bagi para advokat di tanah air. Deklarasi digelar pada
Komentar