oleh

Pengabdian-Bimtek Faperta Unand Padang, Kompos Dari Bahan Mol Bernilai Lebih

Gadut, siberindo.co — Kalangan dosen Universitas Andalas (Unand) Padang gelar kegiatan pengabdian dan bimbingan tekhnis pembuatan kompos dari bahan baku mol di Jorong Kambiang Tujuah, Nagari Gadut, kecamatan Tilatang Kamang, Sabtu,(11/9). Bimtek yang digelar dalam rangkaian pengabdian masyarakat tersebut, sengaja fokus dalam pembuatan pupuk kompos dari bahan mol, karena dalam rangkaian ujicoba yang dilakukan tim Fakultas Pertanian Unand, dinilai mengandung beragam nutrisi penting yang sangat bermanfaat untuk berbagai jenis tanaman.
Baca Juga  Aklamasi, Khairul Yahya Terpilih sebagai Ketua Ansor Sumatera Barat 2024-2028
Bimtek dalam rangkaian pengabdian masyarakat Unand Padang tersebut dihadiri camat Tilatang Kamang Ade Harlien, Kasi.Pemerintahan Kecamatan Tilatang Kamang, tim Kegiatan Kemanusiaan Tilatang Kamang (KKT) bersama para dosen fakultas pertanian Unand yang dipimpin Dr.Juniarti, SP,Mp tersebut, langsung mengolah kompos bersama masyarakat setempat. Menurut Ade Harlien, camat Tilatang Kamang, pengolahan bahan baku mol untuk dijadikan kompos itu, sesuai hasil penelitian tim fakultas pertanian Unand, ditengarai sangat bermanfaat untuk mendorong produktivitas pertanian karena menjadi bahan pupuk yang luas biasa untuk menambah kesuburan tanah dan hasil tanaman.
Baca Juga  Gubernur Mahyeldi Lantik Bupati dan Wakil Bupati Solok dan Solok Selatan
Ade Harlien mengaku bangga, karena perhatian dan dukungan tim Fakultas Pertanian Unand dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian, khususnya dengan menciptakan pupuk kompos yang mudah dibuat, namun berdampak luar biasa untuk hasil pertanian. Diharapkan, dengan program pengabdian dan bimbingan tekhnis yang dilakukan, bisa mendorong peran aktif petani dan kelompok masyarakat untuk memaksimalkan pengetahuan yang diperoleh sehingga hasil produksi berbagai jenis komoditi pertanian di kecamatan Tilatang Kamang bisa semakin maksimal.
Baca Juga  Diskusi Kolaborasi Dewan Pers, SMSI dan Pemprov Bali: Media Digital Harus Bisa Adaptasi dengan Kemasan Baru
HARMEN/SUSI/kaba12.com

Komentar

News Feed