oleh

Malewakan Gala Sukri Umar Pengurus PWI Sumbar di Kanagarian Lubuk Alung

Malewakan Gala Sukri Umar Pengurus PWI Sumbar di Kanagarian Lubuk Alung

SUMBAR, Siberindo- Kaciak banamo, gadang bagala. Gala bukan sumbarang gala, tapi gala niniak mamak kaum. Itulah yang disandang Sukri Umar yang bagala DATUAK PADO BASA dari suku Jambak kanagarian Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Jika tak ada aral melintang, Minggu (13/6) adalah puncak rangkaian acara adat malewakan gala Dt Pado Basa, suku Jambak kenagari Lubuk Alung kepada Sukri Umar yang kini berusia 44 tahun (17-07-1977).

Acara prosesi batagak gala tersebut dilaksanakan di Korong Ganting Nagari Lubuk Alung, tak jauh dari stadion utama Sumatera Barat.

Ketua KAN Lubuk Alung Eri Dt Batuah menjelaskan, secara kelembagaan malewakan gala Dt Pado Basa sudah dilegalisasi melalui rekomendasi KAN serta pemberitahuan pengangkatan penghulu beserta perangkatnya pada pihak terkait, termasuk kepolisian.

Surat tersebut secara syah dikeluarkan sesuai tatanan di kerapatan, yakni melalui sidang dengan perangkat yang akan di lewakan. KAN telah mengeluarkan surat No 018 tahun 2021, katanya.

“Atas nama kerapatan adat kami mengucapkan selamat memangku amanah sebagai penghulu dan akan dilewakan di labuah nan rami. Kami niniak mamak berharap agar dengan dilewakan gala, kok putiak ka manjadi buah agar Sukri Umar Dt Pado Basa menambah kebaikan bagi niniak mamak yang ada saat ini,” ulasnya.

Baca Juga  Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan untuk Anggota PWI Bukittinggi

Sementara itu Pucuak Adat Suku Jambak, Hari Subrata Dt Rangkayo Basa menyebutkan, gelar Dt Pado Basa diamanahkan oleh kaum karih sabilah payuang sakaki Dt Pado Basa, kepada Sukri Umar karena datuk sebelumnya Suharman Dt Pado Basa meninggal empat tahun lalu.

“Almarhum pernah menjabat Ketua KAN, meninggal Januari 2017. Namun kesepakatan kaum, gala tersebut sempat diparambunkan. Dan kini Alhamdulillah akan segera dilewakan di labuah nan rami.
Sebelumnya, sesuai warih nan bajawek dilaksanakan padu pusako atau sumbek labu sebagai keabsahan secara kaum dan niniak mamak dalam suku plus singok bagisie akhir 2020 lalu,” ujar Dt Rangkayo Basa.

Sebagai jurnalis, suami Silfia SP MSi ini sudah puluhan tahun mengabdi di Padang Ekspres. Sukri yang juga wakil sekretaris PWI Sumbar sudah melalui sejumlah jabatan strategis sebagai pimpinan media Padang Ekspres Grup, baik di keredaksian maupun bidang usaha. Sehingg poisisi penting dan strategis pernah diembannya. Yakni Pemred Padang Ekspres dan Posmetro Padang, GM Posmetro dan Wakil GM Padang Ekspres serta lima tahun diamanahkan sebagai direktur.

Baca Juga  Ustad Muhidi Salurkan Bantuan Sembako ke Korban Kebakaran di Jati Baru

“Banyak bajalan banyak diliek, lamo iduik banyak diraso. Mudah mudahan banyak atau sedikit pengalaman yang ada bisa bermanfaat dalam mengemban amanah kaum,”ujar Sukri Umar pada Semangatnews.com jejaring Siberindo Sumbar yang diundang bersama Pengurus PWI Sumbar pada acara tersebut.

Menurut Sukri yang selalu energik ini, dalam kondisi sekarang, perlu penguatan penguatan elemen yang ada: baik niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai untuk berkolaborasi dan bahu membahu dengan pengambil kebijakan.

“Peran ninik mamak itu masih sangat strategis di Minang, tinggal bagaimana mengelaborasi dengan baik,” ujar anggota Dewan Pendidikan Sumbar ini.

Menurut wartawan yang master kebijakan publik ini, Lubuk Alung secara kenagaraian menjadi wilayah strategis dalam pembangunan Padangpariaman bahkan Sumatera Barat. Selain adanya stadion utama, akses jalan lingkar dan tol serta perencanaan kawasan food estate, wilayah bagian timurnya sangat potensial untuk wisata alam dan budaya. Kekompakan dan peran niniak mamak sangatlah penting, tak terlepas dari anak dipangku kamanakan dibimbiang, tenggang nagari ndak dilupokan, tenggang sarato jo adaiknyo.

“Inti dari tugas niniak mamak tersebut, mengamankan keluarga, membimbing sanak kamanakan dan memberikan peran dalam masyarakat dalam balutab adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Selebihnya adalah penjabaran dan pernak perniknya,” ulas Sukri.

Baca Juga  Gub Sumbar: Dengan Menerapkan Protokol Kesehatan,Jamaah Idul Adha Aman Vovid-19

“Untuak acara puncak batagak gala, kami memberi kesempatan pada teman yang punya biro perjalanan di Pekanbaru yang ingin membawa rombongan wisatawan ikut menyaksikan acara adat batagak gala, termasuk makan bajamba dan rangkaian acaranya. Ini kesempatan bagi kita untuk mempromosikan budaya untuk tujuan wisata,” ujar Sukri yang juga Ketua LPM Lubuk Alung ini.

Terkait persiapan acara menurutnya, kepanitiaan sudah hampir merampungkan termasuk menyebar undangan.
Pengurus PWI dan IKWI Sumbar yang diundang telah menyatakan kehadirannya.
“Kito semarakan tagak gala kawan kito Sukri Umar ko”, ajak Ketua PWI H.Heranof Firdaus yang juga diamini Ketua DKP PWI Dr.Ir. Basril Basyar, Jayusdi Effendi, Wakil Ketua PWI bidang Kesra.

“Mangawuik ndak sakali kameh, pangana ndak sakali tumbuah. Kami mohon maaf kalau ada dunsanak dan sahabat yang belum sampai atau belum disampaikan undangan. Mohon kiranya melalui ini kami ulas, dengan kerendahan hati untuk menghadiri dan memberi doa atas batagak gala kami,” tukas Syukri Umar.*zln

Komentar

News Feed