oleh

Tetapkan di Rakercab,  Ansor Sijunjung Prioritas Utamakan Kaderisasi 2021

SIJUNJUNG, Siberindo.co – Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Sijunjung tahun 2021 menegaskan kaderisasi sebagai program prioritas utama yang akan dilakukan. Selanjutnya  disusul prioritas  pembentukan pimpinan ranting di seluruh nagari, menggerakkan ekonomi, stabilitas sosial dan edukasi kepada umat di bawah payung bendera NU Kabupaten Sijunjung.

Sebagaimana dilansir Sitinjuausumbar.com jejaring Siberindo.co,  Ketua PC GP Ansor Kabupaten Sijunjung Zurijal Rahmat pada Rakercab Ansor Kabupaten Sijunjung di aula MDTA Kiyai Heru Sugono Kamang Madani,  Sabtu (10/4/2021). Menurut Zurijal,  gol besar kita adalah membuat data mikro kader di Kabupaten Sijunjung. Seluruh kader Ansor-Banser harus terdata dimana dan kapan kaderisasinya.

“Di bawah kepemimpinan kami hal ini dilakukan untuk menunjang kelancaran seluruh program  yang dirumuskan di dalam Rakercab dan menjamin kualitas dari kader tersebut untuk mempersiapkan NU masa depan dan masa depan NU,” kata Zurijal.

Baca Juga  Berhasil Pimpin Disparbud Kota Pariaman, Marhen Terima Penghargaan Best Leadership & Profesional

Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Sijunjung  Buya Pebriyaldi Malin Batuah menyampaikan nasehat kepada  kader   Ansor Sijunjung harus mulai beranjak kepada gaya dan pola sufistik atau sufistik muda dalam menjalankan organisasi. Karena  Ansor mempunyai tantangan besar ke depan.

“Karena itu kader Ansor  harus menjaga nilai-nilai dasar yang diamanatkan oleh pendiri NU dan GP Ansor. Di Ansor harus lillah tidak boleh niatnya menyimpang masuk Ansor, hanya untuk mengejar jabatan, populeritas dan pragmatism. Yang perpenting kader Ansor ke depan tidak boleh merasa benar sendiri karena ini bertentangan nilai nilai dasar NU,” kata Pebriyaldi, mantan Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Padang ini.

Baca Juga  Kasus Covid-19 Kian Menipis di Agam, Hari Ini Tersisa 7 Kasus

Dikatakan Pebriyaldi, Ansor harus banyak sabar berfikir dengan manhaj tasammuh, tawazun, tawasut dan ta’adul. Jangan keras hati, lunakan dengan zikir, ini penting karena pada hari ini terkadang banyak yang menjadikan fitnah sebagai mata pencairan, ini tidak boleh kader Ansor seperti ini,” ujar Buya Pebriyaldi.

Ketua Dewan Pembina GP Ansor Sijunjung Desriwan, menyampaikan gerakan Ansor harus menjadi barometer gerakan pemuda dan organisasi lainnya. Walaupun saat ini sudah menjadi yang terbaik dengan mendapatkan penghargaan dari Kemenag namun jangan sampai berhenti di sana.

“Saya sebagai dewan pembina tidak akan pernah lelah untuk perjuangan suci ini. Akan siap secara lahir batin demi NU dan Ansor di Bumi berjulukan Lansek Manih Kabupaten Sijunjung,” tegas Ketua Dewan Pembina kepada para peserta Rakercab.

Baca Juga  Ketuai ASEAN Pretoria Committee, Lakukan Pertemuan Virtual Daring dengan Duta Besar Negara-Negara ASEAN di Pretoria

Fatwa  penutup Rais Syuriyah PCNU Sijunjung Buya Yoni Hendra,MA menyampaikan beberapa poin penting tentang organisasi dan  sikap ber-NU. Ber-NU dan Ansor harus berjalan atas aturan organisasi dan patuh dan taat atas keputusan  yang telah disepakati.

“Kekompakan akan menghantarkan  jika kita berpedoman kepada apa yang disampaikan Ketua PCNU Sijunjung dan Dewan pembina  di atas dan jangan jadikan perbedaan sebagai alat untuk kekuasaan dan perpecahan. Kita harus rukun menjaga nilai-nilai dasar organisasi,” pungkasnya. (at)

Komentar

News Feed