Lubukbasung, siberindo.co — Masyarakat bersama jajaran pemerintahan Nagari Persiapan Sungai Jariang Lubukbasung desak Pemkab. Agam untuk segera menyelamatkan areal TPU Kampuang Baru, Sungai Jariang yang terancam ambruk akibat terjangan aliran Batang Lolo yang semakin mengganas beberapa waktu belakangan.
Saat ini, selain areal pemakaman umum yang terancam amblas, areal pemukiman warga, saat ini yang terancam runtuh juga 1 tower ekstra tinggi milik PLN yang kini hanya berjarak 5 meter yang tepi tebing yang kini tergerus longsor.
Diharapkan, dalam waktu dekat pemerintah segera menangani ancaman longsor tersebut, termasuk menata kembali aliran sungai Batang Lolo yang berbelok ke arah tebing.
Hasil survei anggota DPRD Agam M. Ater Dt. Manambun, bersama pj. Walinagari Persiapan Sungai Jariang Lubukbasung Indranova Dt. Panduko Basa, bersama unsur terkait di nagari, menyimpulkan kawasan itu harus segera ditangani, karena ancaman longsor sudah semakin mengerikan dan berbahaya.
Bahkan, sebut Indranova Dt. Panduko Basa, ancaman longsor tidak hanya kawasan TPU Kampuang Baru, tapi juga pemukiman bahkan tower SUTET yang mengancam keselamatan masyarakat.
” Kami minta Pemkab. Agam bisa segera turun tangan, karena ancaman longsor itu, sudah sangat menguatirkan, ” sebutnya.
Survei lapangan jajaran pemerintahan nagari bersama anggota DPRD Agam M. Dt. Manambun, diharapkan bisa ditindaklanjuti segera oleh pemerintah, karena kondisi di lapangan sudah sangat menguatirkan.
Pesisir Selatan, Siberindo Ketua Umum Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Provinsi Sumbar Prof. Dr. Fauzi Bahar, M.Si Dt. Sati secara resmi
Payakumbuh, Siberindo Anak Nagori Koto Nan Ompek, Kota Payakumbuh meradang dan memastikan akan melaporkan oknum Ninik Mamak dan oknum pejabat Pemko Payakumbuh
Payakumbuh, Siberindo Kedatangan Anggota DPR-RI Andre Rosiade ke Pasar Syarikat Payakumbuh, Jum’at (23/1/2026) lalu, dimanfaatkan Niniak Mamak Nagori Koto Nan Ompek menyampaikan