Lubukbasung, siberindo.co — Dampak tak terurusnya saluran drainase dan irigasi di sepanjang pusat kota Lubukbasung oleh pihak terkait di Pemkab.Agam memicu semakin tingginya ancaman Banjir pasca curah hujan tinggi.
Sepanjang Senin, (10/1) tim Damkar Agam sengaja diturunkan untuk membersihkan tumpahan lumpur, pasir dan sampah yang menyumbat pintu saluran irigasi dan drainase kota yang sudah dibiarkan sejak lama.
Tumpukan pasir, lumpur dan sampah yang menggunung, menyebabkan tersumbatnya saluran drainase, karena selama ini tidak mendapat perhatian dari OPD terkait Pemkab.Agam yang menangani masalah tersebut.
Informasi yang diperoleh kaba12.com dari tim Damkar Agam yang dipimpin Darman Mamak didampingi personilnya Hendra, pembersihan tumpukan lumpur, pasir dan sampah yang menyumbat saluran irigasi di beberapa titik itu, dilakukan dengan cara penyemprotan air bertekanan tinggi menggunakan armada pemadam kebakaran.
Pihaknya sengaja menyisir berbagai lokasi, terutama titik-titik yang selama ini menjadi pemicu luapan aliran anak sungai dan saluran drainase di pusat pemerintahan kabupaten Agam tersebut yang diharapkan bisa meminimalisir potensi luapan Banjir jika hujan deras turun.
“ Ini langkah darurat, penanganan sementara, karena di beberapa lokasi, saluran drainase justru terputus karena tidak ada lagi alur alirannya, sehingga menyulitkan air mengalir, “ sebut Darman Mamak.
Sementara informasi yang diperoleh kaba12.com, tim Damkar Agam yang diturunkan untuk pembersihan material pasir, lumpur dan sampah yang bertaburan di sepanjang jalan utama akibat luapan anak sungai Banda Baru dan di sepanjang jalan utama kota itu, pasca Banjir yang merendam kota Lubukbasung Minggu malam hingga Senin dini hari tadi.
Pesisir Selatan, Siberindo Korban Banjir bandang yang kini tinggal di hunian sementara (Huntara) 1, Nagari Puluik Puluik, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara,
Sicincin, Siberindo Sebagai bentuk kepedulian dan berbagi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada kaum lansia, Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau
Padang Pariaman, Siberindo Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Sumatera Barat kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyerahkan bantuan untuk korban Banjir bandang,
Painan, Siberindo Tradisi “Balimau Paga” yang merupakan ritual adat menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H berlangsung meriah meskipun dalam cuaca hujan di