Tiku, siberindo.co — Pasca mengalami kerusakan serius dampak terjangan Banjir beberapa waktu lalu, puluhan warga Jorong Gadih Angik, Nagari Tiku V Jorong, kecamatan Tanjung Raya perbaiki sarana jalan dan polongan jalan raya yang rusak parah.
Goro massal yang digelar kemarin, fokus untuk memperbaiki ruas jalan yang rusak akibat terjangan Banjir kiriman yang melanda wilayah Tiku V Jorong beberapa waktu lalu, terutama di ruas jalan raya ABADI, ruas jorong Gadih Angik, Jorong Masang Timur yang banyak amblas.
Menurut Afrianto, Walijorong Gadih Angik, Nagari Tiku V Jorong, kecamatan Tanjung Mutiara, goro massal yang digelar oleh masyarakat secara swadaya itu, merupakan salah satu upaya untuk memberi kenyamanan bagi masyarakat, khususnya pengguna jalan di kawasan tersebut.
Pasalnya, dampak Banjir kiriman yang merendam wilayah Tiku V Jorong termasuk di kawasan Jorong Gadih Angik, menyebabkan banyak kerusakan di berbagai sarana-prasarana yang selama ini dimanfaatkan masyarakat, terutama sarana jalan.
“ Kita berupaya melakukan pembenahan cepat, karena sarana jalan yang rusak tersebut, merupakan jalur jalan utama yang selama ini dimanfaatkan masyarakat sebagai akses penting transportasi ekonomi, “ ungkap Afrianto.
Ditegaskan, kegiatan goro massal tersebut, juga menjadi salah satu agenda rutin di wilayah Gadih Angik, sebagai implementasi komitmen kebersamaan yang selama ini dirajut seluruh unsur masyarakat di wilayah itu.
Limapuluh Kota, Siberindo Ketum Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar Prof. Dr. Fauzi Bahar, M.Si Dt. Sati menggelorakan gerakan bagi-bagi Al-Quran
Payakumbuh, Siberindo Pengukuhan Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Payakumbuh periode 2025-2030 sangat istimewa. Selain jadi momentum pengabdian tanpa batas bagi
Pesisir Selatan, Siberindo Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Sumbar menyerahkan bantuan kepada 50 Kepala Keluarga (KK) yang merupakan masyarakat terdampak
Payakumbuh, Siberindo Kisruh terkait pemanfaatan tanah ulayat nagari Pasar Syarikat Kota Payakumbuh tak kunjung usai. Hari Senin (5/1/2026) diberitakan Pemko Payakumbuh telah