Malalak, siberindo.co — Jalur jalan propinsi ruas Sicincin-Malalak-Balingka (Simaka) masih dibayangi ancaman longsor besar menyusul masih tingginya curah hujan di kawasan itu Jumat,(10/12).
Bahkan, informasi yang diperoleh kaba12.com, Jumat,(10/12) malam, ancaman longsor mulai terlihat di ruas jalan Jorong Campago, Nagari Malalak Utara, dimana tumpahan material longsor banyak menghambat badan jalan.
Walau akses jalan belum sepenuhnya putus, namun banyak pengguna jalan yang mulai kuatir akan potensi longsor besar di ruas tersebut, karena di jalur jalan itu memang dikenal rawan ancaman longsor bahkan kejadian serupa sudah kerap terjadi.
Seperti informasi yang diperoleh kaba12.com dari Jerman Jendra St.Mantari, tokoh masyarakat Malalak Jumat malam, ancaman longsor justru sudah mulai terlihat sejak Kamis malam, menyusul tingginya curah hujan dengan intensitas cukup tinggi terjadi di wilayah Malalak.
Sebelumnya, di titik tak jauh dari kawasan yang longsor Jumat malam, luberan material pasir, lumpur dan batu-batu sudah mulai turun memenuhi permukaan jalan, “ malam ini, longsor terjadi persis di bawah puskesmas Campago, “ ungkap Jerman Jendra.
Tokoh masyarakat Malalak itu sendiri, sudah melaporkan hal itu pada pihak terkait untuk proses pembersihan ruas jalan Simaka yang terdampak longsor tersebut, termasuk melakukan langkah-langkah antisipasi terhadap kemungkinan adanya ancaman longsor susulan.
Siberindo.co – Bidang Deposit, Pengembangan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat menyampaikan apresiasi kepada penerbit yang menyerahkan Karya
Siberindo.co – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyambut baik dan siap mendukung kesuksesan Internasional Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ketiga pada 8-12 Mei 2025
Siberindo.co – Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul (PWNU) Provinsi Sumatera Barat Prof. KH. Ganefri, Ph.D, menyebutkan pentingnya pendidikan kader dalam membangun dan
Siberindo.co – Sosok Sitti Manggopoh merupakan figur perempuan pemberani yang siap menyerahkan jiwa raganya dalam mengusir penjajah pemerintahan kolonial Belanda di nagarinya,
Siberindo.co – Pertunjukan Mahakarya Randai III Kisah Perjuangan Siti Manggopoh yang digelar Yayasan Sumbar Talenta bersama Gerakan Mudo Minang ( GEMUMI) di
Komentar