oleh

Kakan Kamenag Pasbar: Moderasi Beragama Bagi Penyuluh Agama Islam Sangat Penting

Pasaman Barat, Siberindo.co– Peningkatan pemahaman moderasi beragama bagi Penyuluh Agama Islam sangatlah penting. Karena Penyuluh Agama Islam bagian dari Kementerian Agama yang berhadapan langsung dengan masyarakat.

Demikian diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat Muhammad Nur pada pembukaan Pembinaan Penyuluh Agama Islam Non PNS Pengarusutamaan Moderasi Beragama dan Wawasan Pasaman Barat,  Rabu (10/11/2021) di aula Kemenag Pasaman Barat, Simpang Empat. Menurut Muhammad Nur, Penyuluh Agama Islam jangan lagi sebarkan ujaran kebencian di media sosial atau di tengah masyarakat.

“Tugas Penyuluh Agama Islam sebagai perpanjangan tangan dari Kementerian Agama, bagaimana menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang menyejuhkan kepada masyarakat. Begitu pula memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan  kebijakan Kementerian Agama. Jangan sampai Penyuluh Agama Islam pula yang menyebarkan informasi hoaks yang menyesatkan masyarakat,” tutur Muhammad Nur.

Sebagaimana dilansir Sitinjausumbar.com jejaring Siberindo.co, pembinaan pengarusutamaan moderasi beragama kepada Penyuluh Agama Islam ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang tepat. Sehingga Penyuluh Agama Islam bisa menjelaskan moderas beragama yang tepat kepada masyarakat. Bukan sebaliknya, justru moderasi beragama disampaikan keliru sehingga masyarakat antipati terhadap kebijakan moderasi agama yang dijalankan Kementerian Agama, kata Muhammad Nur.

Baca Juga  Gebyar 66 th Polantas, Satlantas Polres Agam Targetkan 1.000 Vaksinasi

Kasi Bimas Kemenag Pasaman Barat Ronaldi menyampaikan, masyarakat Pasaman Barat mayoritas dihuni oleh tiga suku besar, yakni Minang, Jawa dan Mandahiling. Perbedaan tersebut tentu saja menimbulkan perbedaan pula dalam kehidupan masyarakat. Namun perbedaan itu membutuhkan pemahaman melalui moderasi beragama yang tepat. Melalui kegiatan ini diharapkan Penyuluh Agama Islam yang berasal dari 4 kecamatan bisa memahami pentingnya moderasi beragama.

Baca Juga  1.381 Warga Agam Tengah Berjuang Lawan Covid-19, 1.287 Orang Jalani Isolasi Mandiri

Tampil sebagai narasumber Ketua PW GP Ansor Sumatera Barat Dr. Rahmat Tuanku Sulaiman, S.Sos, MM dan wartawan utama Armaidi Tanjung, S.Sos, M.A, kata Ronaldi. (**/r)

Komentar

News Feed