oleh

76 PKH Terima Sertifikat Graduasi Berdikari Sejahtera

Bukittinggi, siberindo — Sebanyak 76 orang penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) menerima sertifikat Graduasi Berdikari Sejahtera Kamis (10/06). Sertifikat itu diserahkan oleh Asisten II Setdako Bukittinggi di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi. Kepala Dinas Sosial Bukittinggi Linda Faroza mengatakan PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga pra sejahtera yang ditetapkan sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH. Para penerima Program Keluarga Harapan diharapkan berhasil naik kelas dan meraih Graduasi Berdikari Sejahtera sehingga kualitas hidupnya semakin membaik. Dan diharapkan akan diikuti oleh KPM lain yang sudah tergolong mampu. Hal ini juga berperan dalam menurunkan angka kemiskinan di Bukittinggi. Hari ini juga diserahkan kartu PKH kepada 20 Keluarga Penerima Manfaat baru. Terhitung hingga Februari 2021 telah ada 1139 KK penerima PKH. Selama program PKH dari akhir 2016 hingga sekarang, 222 KK telah keluar dari PKH.
Baca Juga  Potensi ZISWaf dengan Budaya ABS-SBK di Sumbar Dapat Majukan Pembangunan Daerah
Hari Prasetya, Pimpinan Cabang BRI Bukittinggi mengatakan, Kota Bukittinggi telah memulai PKH sejak 2016 hingga sekarang dengan BRI ditunjuk untuk membantu Dinas Sosial menyalurkan. Tidak saja PKH juga untuk program lainnya. Saat ini ada 1184 KKS PKH yang aktif di BRI. Dengan di graduasi 76 KK hari ini, ada kenaikan dari tahun lalu yang berjumlah 40 KK. “Bagi yang menerima sertifikat graduasi, BRI sebagai agen pembangunan bisa membantu kepada yang ingin berusaha tapi memiliki keterbatasan dana. BRI ada fasilitas kredit untuk usaha produktif yaitu kredit super mikro, tanpa agunan dengan maksimal plafon 10 juta bunga 6 persen setahun. Dengan syarat WNI, memiliki NIK yang terdaftar dan memiliki usaha dengan bukti keterangan dr aparat setempat. Ada pula kredit mikro dengan maksimal plafon Rp 50 juta dengan syarat minimal usaha telah berjalan 6 bulan,” jelasnya.
Baca Juga  Jalur Lintas Propinsi Matur-Palembayan Longsor
Asisten 2 Setdako Bukittinggi, Isra Yonza, mengatakan, dalam visi dan misi Walikota, terdapat harapan bagaimana mengangkat perekonomian masyarakat dari tingkat bawah. Pemerintah bekerja sama dengan BRI dan Baznas diberikanlah bantuan ini. “Mungkin tidak besar jumlah nya tapi memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat,” ungkapnya. Isra Yonza berharap, kedepan masyarakat yang dibantu lewat PKH akan semakin berkurang dan mampu berdiri sendiri. Karena itu Pemko berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, bagi keperluan sekolah dan keperluan pendidikan anak dan balita.
Baca Juga  Percepat Herd Immunity, Polsek Tanjung Raya Buka 5 Gerai Vaksin Hari Ini
“Kepada penerima graduasi, Bukittinggi masih memiliki berbagai program, salah satunya permodalan dari BRI. Sehingga yang semula mendapatkan bantuan kemudian bisa menghasilkan dan berkembang tanpa mengharapkan bantuan pemerintah. Pemko pun berharap pelaku usaha mampu memahami teknologi dan mampu memasuki dunia digital. Sehingga perekonomian berkembang lebih baik,”ujarnya. (Ophik/kaba12.com)

Komentar

News Feed