Maninjau, siberindo.co — Walinagari Maninjau, Alfian melantik 2 orang perangkat nagari di aula kantor setempat, Selasa (10/5).
Pelantikan perangkat nagari itu dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan, pendamping desa kecamatan, Bamus KAN, bundo kanduang, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.
Dua orang perangkat nagari yang dilantik yaitu Iqbal Vernanwinata sebagai Kasi Pelayanan dan Caisar Fajri Alnugraha sebagai Kaur Perencanaan.
Walinagari Maninjau, Alfian dalam sambutannya mengharapkan kedua perangkat nagari yang baru tersebut dapat bekerja optimal sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) masing-masing.
“Kami juga berharap agar perangkat nagari yang baru dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya, saling bekerjasama dan mendukung program visi misi walinagari,” katanya.
Sementara itu, Camat Tanjung Raya diwakili Kasi Pemerintahan, Sabarono meminta perangkat nagari itu untuk menepati janjinya sesuai sumpah yang diucapkan, terutama mengutamakan kepentingan nagari dan mentaati pemimpin di nagari seperti walinagari, Bamus dan KAN.
“Dalam syariat Islam dikatakan bahwa barang siapa yang taat atau patuh pada pemimpin maka disejajarkan patuh kepada Rasulullah dan Allah SWT. Untuk itu, sumpah yang diucapkan tadi diharapkan terealisasi ketika menjadi perangkat nagari,” ujarnya.
Ia menambahkan, perangkat nagari juga diminta untuk bekerja optimal sesuai Tupoksi yang telah diatur dalam Peraturan Bupati Agam nomor 17 tahun 2016. Dimana dalam Perbup tersebut, terdapat uraian tugas perangkat nagari, dan wajib dilaksanakan pada kegiatan sehari-hari.
Sabarono mengatakan, pelantikan ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi Nagari Maninjau untuk melangkah lebih baik kedepannya dari nagari maju menjadi nagari mandiri.
“Oleh karena itu dukungan semua pihak di nagari sangat dibutuhkan sekali seperti LPMN, majelis ulama, parik paga, karang taruna, dan lembaga lainnya harus saling bersinergi bersama pemerintah nagari untuk memajukan Nagari Maninjau kedepan sesuai dengan visi misi yang tertuang dalam RPJM Nagari,” jelasnya.
(Bryan/KABA12.com)
Payakumbuh, Siberindo Putra nagari Koto Nan Ompek Dr. Wendra Yunaldi, SH.,MH mengingatkan Pemko Payakumbuh untuk menghormati adat salingka nagari dan status tanah
Agam, Siberindo Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Sumbar menyerahkan empat koli pakaian baru, dengan berbagai ukuran, untuk warga terdampak Banjir dan
Payakumbuh, Siberindo Sejak hari Sabtu (3/1/2026) siang di kalangan Niniak Mamak Koto Nan Ompek Payakumbuh dan awak media beredar Draft Perjanjian KAN-PEMDA
Payakumbuh, Siberindo Reaksi keras keluar dari banyak tokoh masyarakat, Niniak Mamak, bahkan Cendikiawan serta Bundo Kanduang Nagari yang selama ini banyak diam