Lubukbasung, siberindo.co — DPRD Agam gelar rapat paripurna penyampaian tanggapan fraksi-fraksi DPRD Agam atas pendapat Bupati Agam terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Lembaga Kemasyarakatan Nagari (LKN ) dan Lembaga Adat Nagari (LAN) di ruang sidang utama gedung DPRD Agam, Senin,(10/1).
Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Agam Dr. Novi Irwan, S.Pd, MM didampingi Wakil Ketua Suharman dan Irfan Amran, dihadiri Wakil Bupati Agam Irwan Fikri, unsur Forkopimda, para anggota dewan dan Kepala OPD Pemkab.Agam.
Dalam persidangan tersebut, para juru bicara fraksi DPRD Agam menanggapi saran dan pendapat serta pertanyaan dari Bupati terkait dengan Ranperda LKN dan LAN tersebut, seperti saran penyelarasan antara Ranperda dengan naskah akademik, yang akan dibahas lebih lanjut sesuai dengan mekanisme yang ada termasuk saran bupati agar ditambahkan mengenai muatan dalam Peraturan Nagari tentang pembentukan LKN dan LAN.
Pada pandangan Bupati sebelumnya terdapat beberapa peraturan perundang-undangan yang sudah tidak berlaku lagi terkait dengan Ranperda tersebut, terutama yang termuat pada BAB III naskah akademik.
Menyikapi hal itu, DPRD Agam akan melakukan pembahasan kembali secara cermat dan akan menghapus jika memang ada peraturan perundang-undangan yang sudah tidak berlaku lagi sebagai rujukan dalam penyusunan Ranperda LKN dan LAN.
Proses persidangan Ranperda tentang LKN dan LAN, seperti dijelaskan Hasneril, Kasubag. Humas-Protokol Sekretariat DPRD Agam akan dilanjutkan dalam proses pembahasan sampai pada proses pengesahan yang jadualnya sudah ditetapkan oleh Bamus DPRD Agam.
HARMEN/kaba12.com
Padang, Siberindo Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar dan Pengurus Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau Provinsi Sumbar siap bersinergi dalam menjaga
Bukittinggi, Siberindo Dalam memperkuat peran lembaga adat dalam menghadapi berbagai persolan di tengah masyarakat, Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat melaksanakan Bimbingan
Ethiopia, Siberindo Pemerintah Ethiopia menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada pemerintah Indonesia yang telah memberikan bantuan dan pelatihan inseminasi buatan untuk