Lampung, siberindo.co — Para mahasiswa Institut Tekhnologi Sumatera (ITERA) Lampung yang tergabung dalam Komunitas Sobat Bumi Indonesia gelar aksi peduli lingkungan dan program edukasi di SDN 1 Tritunggal Mulya, Pringsewu Lampung.
Program yang disiapkan dalam rangka mewujudkan generasi emas penerus pembangunan yang peduli akan kelestarian lingkungan itu digelar pekan lalu, dengan program pelatihan daur ulang barang bekas, eco-lifestyle dan penanaman pohon pelindung.
Menurut Hanafi Pane, ketua panitia pelaksana kepada kaba12.com menjelaskan,mahasiswa ITERA yang tergabung dalam Komunitas Sobat Bumi Indonesia (Sobi) yang merupakan komunitas mahasiswa penerima beasiswa Pertamina.
Disebutkan Hanafi, aksi tersebut merupakan aksi kedua yang dilakukan para Sobat Bumi Lampung, dimana kegiatan tersebut dilakukan sesuai dengan visi dan misi Pertamina Foundation yaitu menjadi yayasan modern dan terpercaya melalui pemberdayaan masyarakat yang inspiratif untuk Indonesia maju dan sejahtera, “tujuannya adalah untuk mengajarkan anak-anak khususnya pada tingkat sekolah dasar tentang cara untuk hidup eco lifestyle dan menumbuhkan kepedulian lingkungan sejak dini,” ujarnya.
Sementara menurut Titi Sudaryanti, Kepala SDN 1 Tritunggal Mulya, kegiatan yang digelar Sobi ITERA Lampung itu, sangat menginspirasi serta dapat menjadi acuan bagi anak-anak untuk mencintai lingkungan serta menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan sebaik-baiknya, “untuk sebuah perubahan harus dimulai dari edukasi sejak dini , “ujarnya.
HARMEN/kaba12.com
JAKARTA – Gagasan transformasi paradigma advokat sebagai officium nobile kembali mengemuka. Kali ini disampaikan Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI
Siberindo.co – Jelang Pencanangan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 oleh Menteri Kebudayaan R.I yang juga Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PP
Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik
Siberindo.co – Penggunaan Bahasa Minang di tengah keluarga orang Minangkabau semakin mengkuatirkan. Banyak kata-kata Minang yang mulai asing dan semakin jarang terdengar diucapkan.
Komentar