Koto Kaciak, siberindo.co — Camat Tanjung Raya Handria Asmi bersama jajaran Polsek Tanjung Raya melakukan monitoring pelaksanaan vaksinasi massal di dua lokasi berbeda, Selasa (9/11).
Adapun dua titik lokasi vaksin yang ditinjau adalah Pasar Paninjauan, dan kantor Walinagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.
Vaksinasi secara mobile di tingkat nagari ini digelar dalam rangka membantu pemerintah untuk mencapai target herd immunity sebesar 70 persen.
Dalam kesempatan itu, Camat Handria Asmi didampingi Kapolsek AKP Yudi Partanto dan Wakapolsek AKP Akhiruddin memberi apresiasi terhadap warga yang antusias mengikuti program vaksinasi gratis. Hal itu dibuktikan dengan ramainya antrean warga untuk mendapat dosis vaksin di kedua tempat tersebut.
Ia menyebut, tingginya kesadaran warga untuk divaksin diharapkan target herd immunity atau kekebalan tubuh bisa segera tercapai.
“Kami menilai animo masyarakat sangat tinggi untuk divaksin, baik di Paninjauan maupun di Koto Kaciak. Meski begitu, kami berharap agar protokol kesehatan tetap diutamakan dalam pelaksanaannya, seperti memakai masker dan menjaga jarak,” ujarnya kepada KABA12.com.
Pelaksanaan vaksinasi di dua lokasi itu ditargetkan bisa menyasar kepada 500 orang masyarakat yang menjadi target sasaran penerima vaksin terutama usia 12 tahun ke atas.
“Dengan layanan vaksinasi secara mobile di tiap nagari diharapkan herd immunity atau kekebalan kelompok masyarakat segera terbentuk sehingga mereka bisa lebih terlindungi dari paparan Virus Corona,” kata Handria Asmi selaku Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Tanjung Raya.
Lebih lanjut dikatakan, pihaknya juga berharap agar ketersediaan vaksin di Dinas Kesehatan dan puskesmas harus selalu tercukupi mengingat partisipasi masyarakat untuk ikut divaksin terus meningkat.
“Selain memperbanyak ketersediaan vaksin, ini juga harus diiringi dengan menambah tim vaksinator guna memaksimalkan pelayanan vaksinasi kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga meminta kepada pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Agam untuk mengumumkan jika ketersediaan stok vaksin sudah mulai menipis atau berkurang. Dengan begitu, kata dia, Satgas Covid-19 di kecamatan bisa melanjutkan informasi tersebut ke tingkat nagari.
“Setiap harinya kami sudah menyusun jadwal pelaksanaan vaksinasi di berbagai tempat baik di nagari maupun di sekolah. Jadi, diharapkan ketersediaan vaksin selalu tercukupi supaya tidak menimbulkan kendala dalam pelaksanaannya,” katanya.
(Bryan/KABA12.com)
siberindo.co — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menilai peringatan 100 Tahun Jam Gadang menjadi momentum penting untuk merawat sejarah sekaligus memperkuat
JAKARTA – Di tengah derasnya arus disinformasi dan tekanan yang terus menghimpit industri media, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) memilih menyalakan tanda
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memperkuat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dengan menginstruksikan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian dan
Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mendorong pemerintah kabupaten dan kota segera melakukan penyesuaian kelembagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyusul terbitnya Permendagri
Komentar