Bukittinggi, Siberindo.co — Selama libur lebaran Idul Fitri 1443 H, Kota Bukittinggi memang ramai pengunjung. Pemko mencatat, setidaknya terdapat 400.000 jiwa masuk ke Kota Wisata selama satu minggu terakhir.
Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, mengungkapkan, dari laporan yanh didapat, selama satu pekan ini, terdapat 141.000 orang belanja tiket ke objek wisata. Selain itu, 2200 kamar hotel dan homestay nyaris penuh oleh pengunjung.
“Data yang kami dapat, pengunjung yang masuk Kota Bukittinggi, me lncapai 400.000 jiwa, dengan hampir 100.000 kendaraan yang masuk dan melintasi Kota,” ujar Wako Erman saat memimpin apel gabungan bersama pasca libur Idul Fitri, di Balaikota Bukittinggi, Senin (09/05).
Wako menambahkan, dari hitungan satu minggu terakhir, tercatat peredaran uang di Bukittinggi mencapai angka Rp 40 milyar hingga Rp 80 milyar. Objek wisata Bukittinggi memang masih jadi idola. Bahkan dalam satu minggu, tiga objek wisata Bukittinggi yang berbayar, TMSBK, Benteng For de Kock dan Taman Panorama Lobang Jepang, menghasilkan Rp 3,1 milyar.
“Jumlah yang sangat luar biasa. Terimakasih atas kunjungan para perantau dan tamu Bukittinggi. Kami mengucapkan selamat sampai tujuan kembali, semoga rezeki tuan tuan puan puan berlipat ganda dan sukses selalu. Kami mohon maaf atas segala kekurangan, semua kritik saran dan masukan akan kami tindak lanjuti. Mudah-mudahan liburan di musim mendatang sudah ada perubahan,”jelas Wako.
Padang, Siberindo Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Sumbar tak berhenti menyebarkan bantuan kepedulian terhadap korban Banjir bandang dan tanah longsor
Payakumbuh, Siberindo Tiba tiba muncul saja statemen mantan Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi yang mendukung “gaspoll” Pemko mengurus sertifikat tanah Pasar Payakumbuh.
Payakumbuh, Siberindo Setelah viral sampai tingkat nasional berita dan video Pernyataan Sikap Anak Nagori Koto Nan Ompek terkait tanah ulayat Pasar Syarikat
Padang, Siberindo Menyikapi polemik Pemko Payakumbuh dengan Niniak Mamak Nagari Koto Nan Ompek soal tanah ulayat Pasar Payakumbuh, LKAAM Sumbar mengusulkan kedua