Maninjau, siberindo.co — Keluarga besar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Agam menyalurkan bantuan kepada korban terdampak bencana gempa di Kabupaten Pasaman.
Bantuan tersebut dikirim langsung oleh perwakilan guru dan siswa ke rumah warga yang terdampak di Nagari Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, Senin (7/3) kemarin. Bantuan itu juga diserahkan kepada salah satu siswa MAN 1 Agam yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
Kepala MAN 1 Agam, Azizul Hayati menjelaskan, penyaluran bantuan itu merupakan wujud kepedulian sekolah terhadap masyarakat yang menjadi korban dalam bencana gempa bumi magnitudo 6,1 pada Jum’at (25/2) lalu.
“Aas nama keluarga besar MAN 1 Agam kami turut berduka atas musibah gempa yang melanda Ranah Pasaman. Bantuan ini adalah sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kami terhadap masyarakat yang terdampak bencana beberapa waktu lalu,” ujar Azizul Hayati kepada KABA12.com, Rabu (9/3).
Menurutnya, bantuan tersebut bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana. Ia menyebut, bantuan yang disalurkan berupa uang tunai, pakaian layak pakai, sembako, dan kebutuhan lainnya.
“Semua bantuan yang kami salurkan berasal dari sumbangan para guru dan siswa MAN 1 Agam,” katanya.
Ia menambahkan bantuan yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak, serta mampu mempercepat pemulihan kondisi pasca bencana.
“Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi para korban. Kami juga berdoa agar mereka bisa secepatnya pulih dan bangkit dari kondisi usai bencana,” jelasnya.
(Bryan/KABA12.com)
Payakumbuh, Siberindo Kedatangan Anggota DPR-RI Andre Rosiade ke Pasar Syarikat Payakumbuh, Jum’at (23/1/2026) lalu, dimanfaatkan Niniak Mamak Nagori Koto Nan Ompek menyampaikan
Padang, Siberindo Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Sumbar tak berhenti menyebarkan bantuan kepedulian terhadap korban Banjir bandang dan tanah longsor
Payakumbuh, Siberindo Tiba tiba muncul saja statemen mantan Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi yang mendukung “gaspoll” Pemko mengurus sertifikat tanah Pasar Payakumbuh.