oleh

Pasca Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar Bandung, Polres Agam Perketat Keamanan

Lubukbasung, siberindo.co — Pasca tragedi bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astana Anyar, Kota Bandung Jawa Barat, Rabu (8/12) Polres Agam, tingkatkan pengamanan di Markas Komando dan seluruh Polsek di wilayah hukum Polres Agam. Kapolres Agam, AKBP Ferry Ferdian S.IK, menegaskan, saat ini pihaknya telah menyiagakan personil bersenjata lengkap, serta peralatan pendukung lainnya. “Pelayanan tetap dilakukan seperti biasa namun untuk saat ini kendaraan bermotor tidak diperbolehkan secara langsung masuk markas komando serta kita menyiagakan petugas,” ujarnya Kamis (8/12).
Baca Juga  KAN Painan "Balimau Paga" di Pantai Carocok Sambut Bulan Suci Ramadhan 1445 H
Ditambahkan, untuk mengantisipasi potensi ancaman, pihaknya juga telah melakukan deteksi dini dan upaya pencegahan dengan melakukan penyuluhan, mengedepankan fungsi Binmas dan fungsi Intelkam. “Sosialisasi kita kedepankan dari pintu ke pintu serta menuntut peran aktif Bhabinkamtibmas yang berinteraksi langsung dengan masyarakat,” katanya. Hal serupa, ulasnya juga diberlakukan untuk seluruh Polsek di wilayah hukum Polres Agam, dalam upaya membangun kesiagaan bersama, mengantisipasi dampak yang merugikan masyarakat luas.
Baca Juga  Bangkai Ikan di Danau Maninjau Timbulkan Bau Menyengat
Ditambahkan Kapolres Agam AKBP. Ferry Ferdian, terkait dengan kasus bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung, pihaknya menghimbau masyarakat untuk jernih melihat masalah yang terjadi dan tidak mengait-ngaitkan dengan hal-hal lain, termasuk isu agama. Ditambahkan, tidak ada satupun agama yang mengajarkan radikalisme sehingga tragedi bom bunuh diri tersebut tidak berlandaskan agama.
Baca Juga  Narapidana Rutan Maninjau Produksi Miniatur Rumah Gadang Hingga Kapal Layar
“Semua agama mengajarkan kebaikan, tentunya tragedi kemarin tidak ada sangkut pautnya dengan agama manapun,” lanjutnya. Kapolres Agam menghimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap ancaman radikalisme, serta bijak menyingkapi berita situasi yang berkembang serta aktif melakukan pemantauan situasi sekitar tempat tinggal. “Untuk orang tua dan tokoh masyarakat selalu mengawasi pergaulan anaknya. Jika ada warga yang baru, diharapkan untuk segera melaporkan ke pemerintah setempat,” tegasnya. HARMEN/kaba12.com

News Feed