Bukittinggi, siberindo.co — Dua pekerja galian drainase di kawasan Kelurahan Bukik Cangang Kayu Ramang tewas tertimbun runtuhan tembok dari galian yang ia kerjakan, Senin (08/11).
Kepala BPBD Bukittinggi, Ibentaro Samudra, menjelaskan, kejadian tersebut berawal dari pelaksanaan pekerjaan galian drainase yang dikerjakan sekitar 10 pekerja.
Ketika dua orang pekerja itu berada di kedalaman sekitar 2 meter, tiba tiba terjadi longsor dan pergerakan tanah, hingga menewaskan dua pekerja itu.
“Sekitar jam 15.00 WIB atau jam 3 sore, terjadi pergesaran dinding akibat longsor. Sehingga kedua pekerja atas nama Jodi (27) asal Pasaman dan Heri (33) asal Palupuah, diperkirakan terjepit antara tembok tersebut dan tertimbun longsor. Saat di cek, kondisinya sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi,” jelas Ibentaro.
Saat ini, tim gabungan dari BPBD, Damkar, Tagana dan sejumlah relawan serta TNI Polri, tengah melakukan evakuasi terhadap korban. Prosesnya memang sedikit sulit, mengingat akses jalan yang sempit dan lokasi yang cukup mengkhawatirkan.
Siberindo.co – Khairul Yahya menjadi calon tunggal sekaligus terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumatera Barat
Siberindo.co -Konjen RI Melbourne, Kuncoro Waseso membaca Puisi pada Peluncuran Buku Suara dari Kampus, Guru Australia Indonesia Berpuisi di Deakin University, Melbourne,
Siberindo.co – Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Barlius melepas guru- guru hebat yang juga anggota SATUPENA Sumbar berangkat ke Australia Kamis (31/10//2024) siang di
Siberindo.co – Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Institut Agama Islam (IAI) Sumatera Barat harus lebih meningkatkan minat baca. Karena salah satu kelemahan
Siberindo.co – Kepala SMKN 9 Padang Syamsul Mardan, S.Pd, MM mengatakanpp, siapa saja bisa belajar artificial intelligence (AI) sebagai alat membantu kerja produktif
Komentar