Maninjau, siberindo.co — Camat Tanjung Raya Handria Asmi menghimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi cuaca ekstrim yang melanda sejak akhir-akhir ini.
Pantauan KABA12.com, cuaca hujan dengan intensitas sedang hingga lebat kerap mengguyur wilayah Kabupaten Agam terutama Kecamatan Tanjung Raya pada pagi, siang, sore dan malam hari.
“Mengingat kondisi wilayah Kecamatan Tanjung Raya dikelilingi perbukitan, kami menghimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap bencana alam yang mengintai di musim hujan seperti luapan air bah, pohon tumbang, dan longsor atau galodo,” ujar Handria Asmi kepada KABA12.com, Senin (8/11).
Dia mengakui, pihaknya tidak ada mendapat laporan dari masyarakat terkait bencana alam yang terjadi di wilayah Kecamatan Tanjung Raya sejak sepekan terakhir. Meski demikian, pihaknya berharap tak ada kejadian bencana pada musim hujan saat ini.
“Sejauh ini kami tidak ada mendapat laporan terkait bencana alam yang terjadi di nagari-nagari di Tanjung Raya. Kami berharap hal itu tidak terjadi, namun masyarakat juga harus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan kepada seluruh pihak di nagari untuk mengaktifkan kelompok siaga bencana (KSB) dalam rangka menghadapi dan menanggulangi bencana alam.
Disamping itu, masyarakat di nagari diminta untuk gencar melakukan gotong royong pembersihan aliran sungai agar tidak menimbulkan penumpukan sampah yang menyebabkan Banjir dan luapan air bah.
Selain pembersihan aliran sungai, pihaknya menyarankan kepada pemerintah nagari untuk segera memangkas pohon yang rawan tumbang.
JAKARTA – Gagasan transformasi paradigma advokat sebagai officium nobile kembali mengemuka. Kali ini disampaikan Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI
Siberindo.co – Jelang Pencanangan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 oleh Menteri Kebudayaan R.I yang juga Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PP
Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik
Siberindo.co – Penggunaan Bahasa Minang di tengah keluarga orang Minangkabau semakin mengkuatirkan. Banyak kata-kata Minang yang mulai asing dan semakin jarang terdengar diucapkan.
Komentar