Paninjauan, siberindo.co — Camat Tanjung Raya Handria Asmi membuka secara resmi turnamen bola voli walinagari cup II yang dilaksanakan di halaman pasar Nagari Paninjauan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Senin (8/11) sore.
Pembukaan turnamen se- Kabupaten Agam bagian Barat itu ditandai dengan pukulan servis oleh Camat Tanjung Raya Handria Asmi didampingi Walinagari Paninjauan Tomi Candra Putra.
Walinagari Paninjauan Tomi Candra Putra mengatakan, turnamen ini sebenarnya sudah lama diagendakan dan sempat tertunda akibat Covid-19, sehingga baru bisa diselenggarakan hari ini dengan aturan protokol kesehatan.
Ia menyebut, kegiatan turnamen ini sekaligus sebagai ajang silaturahmi dan mencari bibit atlet berbakat khususnya di bidang olahraga bola voli.
“Dengan mengedepankan sportifitas dan solidaritas, saya berharap turnamen ini bisa menjadi ajang silaturahmi bagi pemuda Tanjung Raya khususnya, dan Agam umumnya,” ujar Tomi.
Sementara itu, Camat Tanjung Raya Handria Asmi memberi apresiasi kepada panitia dan pemuda Nagari Paninjauan yang telah menyelenggarakan turnamen bola voli walinagari cup II tahun 2021.
“Kami dari pemerintah kecamatan sangat mendukung dan mengapresiasi acara turnamen ini. Berharap, selama pertandingan para peserta dapat menjunjung tinggi sportifitas sehingga mampu melahirkan atlet-atlet yang berkualitas,” kata Handria.
Laga pembuka pada pertandingan tersebut mempertandingkan dua tim bola voli asal Kecamatan Tanjung Raya, yaitu Nagari Koto Kaciak melawan Nagari Koto Malintang.
(Bryan/KABA12.com)
JAKARTA – Gagasan transformasi paradigma advokat sebagai officium nobile kembali mengemuka. Kali ini disampaikan Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI
Siberindo.co – Jelang Pencanangan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 oleh Menteri Kebudayaan R.I yang juga Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PP
Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik
Siberindo.co – Penggunaan Bahasa Minang di tengah keluarga orang Minangkabau semakin mengkuatirkan. Banyak kata-kata Minang yang mulai asing dan semakin jarang terdengar diucapkan.
Komentar