oleh

Tak Ajal Berpantang Mati, KW Selamat Meski Terjuni Ngarai

Agam, Siberindo

Kalau tak ajal berpantang mati. Peribahasa ini dibuktikan sendiri oleh KW (47) seorang pria paruh baya asal Kabupaten Agam.

Pria ini melakukan aksi percobaan bunuh diri dengan cara terjun bebas ke Ngarai Kaluang yang dalamnya 140 meter. Peristiwa itu terjadi hari Selasa (05/10) lalu sekitar pukul 08.15 WIB.

”Pria itu tak sampai jatuh ke dasar ngarai. Dia tersangkut pada sebatang pohon di kedalaman 50 meter,” ujar Kapolsek IV Koto, Agam, Iptu Dedi Kurnia.

Baca Juga  Nagari Pasia Laweh Wakili Sumbar ke Lomba Desa 2021 Tingkat Nasional

Kapolsek mengatakan, sebelum peristiwa percobaan bunuh diri itu dilakukan KW, dilaporkan dia berdua dengan Syaiful (46) temannya sesama petani hendak menuju ke sawah mereka.

“Berselang 15 menit, si KW tidak terlihat lagi. Saksi Syaiful ini pun memberitahu kepada petani lain,” ujar Kapolsek.

Dedi menambahkan, Syaiful bersama petani lain mencoba mencari KW ke tepi ngarai. “Awalnya mereka tidak melihat KW, tapi sayup-sayup mereka dengar suara seperti orang merintih kesakitan. Setelah itu, mereka langsung melaporkan kejadian ini ke perangkat nagari dan polisi,” jelasnya.

Baca Juga  Reses Perseorangan H. M. Syafril Huda, Kantor Nagari Persiapan Surabayo Penuh Sesak

Kemudian polisi, BPBD Agam dan PMI Bukittinggi segera ke lokasi dan menemukan KW tersangkut di pohon, di tengah Ngarai Kaluang. KW dievakuasi menggunakan tali yang diikatkan di pinggangnya.

Terkait penyebab percobaan bunuh diri yang dilakukan KW itu, Dedi Kurnia mengatakan, masih dalam penyelidikan.

KW sendiri kini dirawat di Rumah Sakit Achmad Muchtar Bukittinggi untuk menyembuhkan luka luka yang dideritanya akibat percobaan bunuh diri itu. (lin)

Komentar

News Feed